Site icon Berita Kota Makassar

Putri Dakka, Aslam dan Hayarna Berpeluang PAW RMS

MAKASSAR, BKM–Tiga tokoh yang pernah tercatat sebagai calon anggota legislatif (Caleg) untuk DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Sulsel III yakni Putri Dakka, Andi Aslam Patonangi dan Hayarna Hakim Basming Mattayang memiliki peluang untuk mengganti Rusdi Masse Mappasessu (RMS) sebagai wakil rakyat di senayan melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW).

Apakah nantinya Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan meloloskan Putri Dakka, Andi Aslam atau bahkan Hayarna.
Putri Dakka pernah diberitakan melawan keputusan DPP Nasdem ketika maju di Pilwali Palopo mengendari PDIP dan PAN, sementara Andi Aslam juga pernah menyatakan ingin keluar dari Nasdem untuk mengurus keluarga.
Lantas apakah Hayarna akan mulus masuk senayan. Soal dukungan PDIP kepada Putri Dakka,
Ketua DPD PDIP Sulsel, Ridwan Andi Wittiri (ARW) menyerahkan surat tugas kepada Putri Dakka sebagai bakal calon wali kota Palopo. Putri Dakka mengklaim masih berstatus kader Partai Nasdem.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL – Pengurus DPC PDIP Palopo dan DPD PDIP Sulsel membenarkan bila Putri Dakka berstatus kader. Hal itu ditandai dengan munculnya Kartu Tanda Anggota (KTA) elektronik milik Putri Dakka yang bernama lengkap Putriana Hamda Dakka.
Ketua DPC PDIP Palopo, Alfri Jamil menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima dari Pengurus DPD PDIP Sulsel, Putri Dakka memang sudah menjadi kader.
Ia menjelaskan awal mula Putri Dakka dikabarkan masuk PDIP. Saat itu, kata Alfri, Putri Dakka ingin maju sebagai Calon Wali Kota Palopo.

Namun, kata Alfri, Putri Dakka tidak melalui jenjang penjaringan kepala daerah mulai dari tingkat daerah. Tapi, katanya, langsung ke DPP PDIP.
“Seandainya kemarin “pintunya” melalui DPC, mungkin kita sedikit tahu untuk itu,” aku Alfri, Senin (26/1).
Namun, Alfri mengaku sudah mencoba melakukan klarifikasi ke DPD PDIP Sulsel. Dan itu dibenarkan.
“Saya biasa konfirmasi ke DPD, memang ada KTA-nya,” jelas Alfri.

Terkait informasi pada KTA yang tertera DPC PDIP Palopo yang menerbitkan, Alfri membantah. Katanya, keabsahan KTA sepenuhnya menjadi kewenangan DPP PDIP.
Meski ketiganya memiliki peluang untuk mem PAW RMS, namun semuanya tidak mudah. Sebab Wakil Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi saat mundur lantaran maju di Pilwali Makassar hingga Pemilu berikutnya juga tidak ada penggantinya. Padahal Arwan Cahyadi sudah sangat siap untuk mem PAW Cicu yang maju bersama Appi di Pilwali. (rif)

Exit mobile version