Site icon Berita Kota Makassar

Pengerjaan Jalan Hertasning Ditarget Rampung Juli

MAKASSAR, BKM — Progres penanganan preservasi Jalan Paket 1, khususnya ruas Jalan Hertasning di Kota Makassar, kini menunjukkan perkembangan signifikan dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ruas jalan sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar 11 meter tersebut merupakan bagian dari Paket Multiyears Project (MYP) Paket 1, periode 2025-2027 senilai Rp 430 miliar. Paket tersebut mencakup perbaikan 13 ruas jalan yang tersebar di Makassar, Gowa, Sinjai hingga Bulukumba dengan total panjang penanganan mencapai 300,24 kilometer.
Penanggung Jawab Proyek Preservasi Jalan Hertasning Makassar, Bima mengatakan, proyek ini menjadi perhatian publik karena Jalan Hertasning merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa, dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi setiap harinya.

Preservasi ruas jalan strategis tersebut dilakukan secara bertahap dimulai dengan mengaspal titik jalan yang rusak dan berlubang.
Metode pengerjaan Jalan Hertasning Makassar dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Penutupan pada titik-titik aspal rusak merupakan bagian dari persiapan sebelum masuk ke tahap pelapisan aspal akhir atau lapis pondasi akhir.

“Aspal yang rusak kita tutup terlebih dahulu sebagai pondasi, kemudian dilanjutkan ke tahap finishing,” kata Bima.
Bima menuturkan, pihaknya juga melakukan rekayasa lalu lintas selama pengerjaan berlangsung. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan gangguan arus lalu lintas.
Selama pengerjaan berlangsung, Jalan Hertasning Makassar menuju Jalan Tun Abdul Razak Gowa akan ditutup sebagian. Separuh badan jalan ditutup secara bergantian jika ada aktivitas alat berat di lokasi.

“Setelah satu sisi selesai, pengerjaan dilanjutkan ke sisi berikutnya. Untuk ruas Hertasning, pekerjaan dimulai sejak Desember dan ditargetkan rampung pada bulan Juni atau pertengahan Juli. Jadi target rampung paling lambat Juli 2026,” ungkap Bima.
Sebelumnya,Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman secara berkala melakukan pemantauan dan pembaruan progres pengerjaan jalan pada ruas Hertasning.
Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pengerjaan berlangsung.
“Kami tentu memohon maaf atas terhambatnya arus lalu lintas dan berharap masyarakat dapat bersabar. Pekerjaan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas jalan agar lebih aman dan nyaman bagi pengguna,” ujarnya. (jun)

Exit mobile version