MAKASSAR, BKM — PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Makassar telah melakukan persiapan matang menghadapi angkutan mudik dan balik lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.
”Seperti tahun-tahun lalu, mungkin ini adalah agenda rutin yang ada di cabang Makassar yang sebelumnya sudah beberapa tahun berjalan. Untuk mudik masih sama seperti tahun-tahun lalu. Kami memberikan diskon di awal-awal sebelum mudik,” kata Manajer Cabang PT DLU Makassar, Yandi Hermawan, A.Md pada acara buka puasa bersama karyawan, mitra usaha dan anak panti asuhan di Hotel Gammara Makassar, Rabu, 4 Maret 2026.
Menurut Yandi, pemberian diskon di awal agar memecah konsentrasi kepadatan pemudik. Biar pemudik ini diharapkan bisa mudik di awal dan tidak terjadi penumpukan mendekati hari H seperti itu.
”Diskon yang diberikan cukup lumayan dan disambut antusias masyarakat pemudik. Rute yang paling banyak memanfaatkan promo diskon ini adalah Makassar-Surabaya. Untuk rute Makassar-Batulicin dan Makassar-Baubau masih kurang. Mungkin kedua rute ini baru ramai diakhir-akhir mendekati lebaran,” tutur Yandi
Yandi juga mengungkapkan, untuk angkutan balik dari daerah asal pemudik menuju Makassar, sudah dilakukan persiapan matang. Para tenaga SDM sudah mengikuti pelatihan di awal Ramadan. Dan armadanya tidak ada yang naik dok.
”Untuk armada kami total ada 49 unit yang disiapkan untuk melayani mudik lebaran ini. Kalau pun ada kenaikan tahun ini mungkin jumlahnya hanya sedikit,” ujar Yandi.
Menurut Yandi, jumlah penumpang maupun barang dimasa mudik dan balik lebaran Idulfitri tahun ini akan terjadi kenaikan meski angka kenaikannya tidak terlalu besar.
”Prediksi kami pada lebaran tahun ini tetap akan ada kenaikan. Pada minggu pertama dan kedua saja yang kurang lebih hampir sama. Untuk Baubau dan Batulicin hampir sama. Begitu pula Selayar. Di Surabaya kemungkinan akan ada kenaikan diangka 4 sampai 5 persen,” tutur Yandi
Yandi berharap kepada masyarakat calon penumpang Dharma Lautan Utama untuk senantiasa berhati-hati jika akan melakukan pembelian tiket. Jangan mudah percaya dengan beragam promo yang bertebaran di media sosial, seperti Tiktok.
”Kami sudah mendapat banyak laporan dari masyarakat calon penumpang tentang adanya praktik-praktik penipuan ini. Kami harap masyarakat untuk dapat menghubungi agen-agen resmi kami atau di kantor Dharma Lautan Utama terdekat,” kunci Yandi. (mir)
