pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

TP Bahas Penguatan Demokrasi dan Kelembagaan di Bawaslu

IST BERSAMA--Anggota Komisi II DPR RI Dr Taufan Pawe bersama Ketua Bawaslu Parepare Zainal Asnun dan Anggota DPRD Kota Ilhamsyah Taufan ketika melakukan kunjungan.

PAREPARE, BKM–Politisi Golkar selaku Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dr. HM Taufan Pawe (TP) melakukan kunjungan ke kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Parepare di jalan Haliq kelurahan Simpang Minangae Kecamatan Bacukiki barat, Kamis (5/3).

Kunjungan tersebut disambut antusias oleh Ketua, Muh Zainal Asnun, Anggota, serta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kota Parepare. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Anggota DPRD Kota Parepare, Muh. Ilhamsyah Taufan.

Muh. Zainal Asnun menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Anggota Komisi II DPR RI tersebut yang menjadi momentum penting untuk mempererat kemitraan sekaligus menyampaikan berbagai kondisi dan kebutuhan kelembagaan Bawaslu di daerah.

Zainal Asnun menjelaskan bahwa saat ini Bawaslu Kota Parepare tengah mengupayakan hibah gedung kantor yang selama ini digunakan dengan status pinjam pakai dari pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa permohonan hibah tersebut telah disetujui oleh Wali Kota Parepare, sehingga diharapkan ke depan kantor tersebut dapat menjadi aset tetap bagi Bawaslu demi kelancaran tugas dan fungsi pengawasan.
Selain itu, ia juga menyampaikan kondisi keterbatasan ruang kerja yang saat ini digunakan oleh sekitar tiga puluh pegawai dengan sistem ruang multifungsi. Ruangan yang ada dimanfaatkan sekaligus sebagai ruang rapat, ruang kerja staf, serta ruang kegiatan lainnya dengan sekat yang dapat disesuaikan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Parepare juga menyampaikan harapan adanya dukungan anggaran yang lebih memadai untuk kegiatan sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat, khususnya pemilih pemula. Menurutnya, saat ini meskipun keterbatasan anggaran menjadi kendala, Bawaslu Parepare tetap aktif memberikan pendidikan demokrasi melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah menengah atas dan madrasah di Kota Parepare.

“Kami tetap turun ke sekolah-sekolah minimal dua hingga tiga kali dalam sebulan untuk memberikan pendidikan demokrasi kepada pemilih pemula, baik sebagai pembina upacara maupun narasumber. Namun untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas tentu dibutuhkan dukungan anggaran,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, TP yang juga mantan Wali Kota Parepare dua periode ini menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda kemitraan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja lembaga penyelenggara pemilu di daerah.

Ia menegaskan pentingnya peran Bawaslu sebagai salah satu pilar utama dalam sistem demokrasi, khususnya dalam menjaga integritas dan kualitas penyelenggaraan pemilu. Menurutnya, pengawasan pemilu memiliki peran yang sangat strategis dalam memastikan proses demokrasi berjalan secara adil dan transparan.

TP juga menyoroti pentingnya dukungan sarana dan prasarana yang memadai bagi Bawaslu di daerah, termasuk kepastian status aset kantor. Ia mendorong agar pemerintah daerah dapat menghibahkan aset kepada Bawaslu. “Eksistensi Bawaslu sangat penting dalam sistem demokrasi. Tanpa pengawasan yang kuat, kualitas pemilu juga akan dipertanyakan. Karena itu, dukungan terhadap kelembagaan Bawaslu harus terus diperkuat,” jelasnya.
Mantan Ketua DPD I Golkar Sulsel ini juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan penguatan kelembagaan Bawaslu, termasuk dalam pembahasan anggaran di tingkat pusat, agar lembaga pengawas pemilu dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog, sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan penyelenggara pemilu dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia, khususnya di Kota Parepare.(mup/rif/c).




×


TP Bahas Penguatan Demokrasi dan Kelembagaan di Bawaslu

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link