BULUKUMBA, BKM — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bulukumba menyampaikan sikap tegas dan keprihatinan mendalam atas peristiwa tragis yang terjadi di Paduppa Resort, kawasan wisata Bira, yang mengakibatkan dua orang pekerja meninggal dunia.
Berdasarkan rilis yang dikirim HMI Bulukumba, salah satu korban jiwa yang berdomisili di Bukit Tinggi tidak terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Fakta ini menunjukkan adanya dugaan kuat pelanggaran terhadap Undang-Undang Ketenagakerjaan yang mewajibkan setiap pemberi kerja untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Sekretaris Umum HMI Cabang Bulukumba, Isranda Lattol, menegaskan bahwa kelalaian tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hak-hak dasar pekerja.
“Tidak boleh ada pekerja yang kehilangan nyawa tanpa jaminan perlindungan yang seharusnya menjadi kewajiban perusahaan. Jika benar ada pekerja yang tidak didaftarkan dalam BPJS Ketenagakerjaan, maka ini adalah bentuk kelalaian serius yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum oleh pihak pengelola Paduppa Resort,” tegas Isranda Lattol.
HMI Bulukumba juga mendesak agar pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap persoalan ini. HMI Bulukumba meminta transparansi penuh dari instansi terkait mengenai legalitas dan izin operasional Paduppa Resort.
“Instansi terkait harus menjelaskan secara terbuka kepada masyarakat terkait izin usaha, kelayakan bangunan, serta dokumen lingkungan yang telah dikeluarkan kepada Paduppa Resort,” ujarnya.
Peristiwa ini, kata Isranda lagi, tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa. Tragedi ini harus menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh usaha pariwisata di kawasan Bira, khususnya terkait keselamatan kerja dan perlindungan tenaga kerja.
“HMI Cabang Bulukumba menegaskan akan mengawal kasus ini sampai ada kejelasan hukum dan keadilan bagi para korban serta keluarganya,” tegasnya.
Hingga berita ini terbit, reporter Harian BKM belum mengonfirmasi pihak Paduppa Resor maupun pemerintah daerah Bulukumba.(ful)

