Site icon Berita Kota Makassar

Bawaslu Sulsel dan Media Disebut ‘Saudara dari Rahim Reformasi’

MAKASSAR, BKM–Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan silaturahmi dan penguatan kemitraan media bertema ‘Bersama Media, Awasi Demokrasi’ yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, Selasa (10/3).

‎Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Mutmainnah Kantor Bawaslu Sulawesi Selatan, Jalan AP Pettarani No. 98, Makassar, dan dihadiri sejumlah jurnalis dari berbagai media.
‎‎Dalam agenda tersebut, Bawaslu Sulsel menghadirkan dua narasumber, yakni pegiat demokrasi dari Majelis Demokrasi dan Humaniora, Abdul Karim, serta Wakil Pemimpin Redaksi Tribun Timur, AS Kambie.

‎‎Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat sinergi kelembagaan antara Bawaslu dan media, sekaligus meningkatkan kualitas penyebarluasan informasi terkait pengawasan pemilu kepada masyarakat.

‎Momentum tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang ngabuburit bersama para jurnalis yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik.
‎‎Anggota Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, mengatakan masa di luar tahapan pemilu merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat pendidikan politik dan demokrasi kepada masyarakat.
‎”Ketika tidak ada tahapan pemilu, justru itu menjadi ruang bagi kita untuk lebih maksimal memberikan pendidikan politik dan pendidikan demokrasi kepada masyarakat,”ujar Saiful.
‎Menurutnya, media memiliki peran penting dalam membantu Bawaslu menyampaikan informasi terkait pengawasan pemilu sekaligus memberikan edukasi kepada publik mengenai proses demokrasi.

‎Sementara itu, pegiat demokrasi Abdul Karim menyoroti pentingnya memperkuat sinergi antara media dan Bawaslu dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia.
‎Ia menilai media memiliki fungsi strategis dalam memperkuat demokrasi sekaligus menjalankan kontrol terhadap kekuasaan.

‎”Media memiliki peran penting dalam memperkuat demokrasi sekaligus mengawasi kekuasaan. Sementara Bawaslu menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pemilu,”katanya.
‎Anggota Bawaslu Sulsel, Alamsyah, menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi sekaligus langkah persiapan menghadapi pesta demokrasi ke depan.
‎Menurutnya, momentum Ramadan dimanfaatkan untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
‎”Ramadan menjadi momentum yang baik untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu dan pilkada yang telah berlangsung, sekaligus memperkuat kesiapan pengawasan ke depan,” ujarnya.

‎Di sisi lain, Wakil Pemimpin Redaksi Tribun Timur, AS Kambie, mengapresiasi inisiatif Bawaslu Sulsel yang dinilai konsisten membangun komunikasi dan merawat silaturahmi dengan kalangan jurnalis.
‎”Saya mengapresiasi inisiatif Bawaslu Sulsel yang selalu konsisten memberikan informasi dan merawat silaturahmi dengan media, salah satunya melalui kegiatan diskusi seperti ini,”kata AS Kambie.

‎Menurutnya, hubungan antara media dan Bawaslu perlu terus dijaga karena keduanya memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi.
‎”Peran Bawaslu dan media sangat penting. Keduanya ibarat saudara, karena sama-sama lahir dari rahim reformasi,”pungkasnya.(Jar/rif)

Exit mobile version