Site icon Berita Kota Makassar

Ratusan Massa AMTTG Demo DPRD

MAKALE, BKM — Ratusan warga Bittuang menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Tana Toraja menolak rencana eksplorasi panas bumi di Kecamatan Bittuang, khususnya di Lembang Balla, Jumat (13/3).

Sebelumnya demo serupa digelar Aliansi Masyarakat Tolak Tambang Geotermal (AMTTG) Kamis (19/2) lalu masih tuntutan serupa menolak geotermal sebab berdampak buruk lingkungan dan aktivitas masyarakat lainnya.
Perwakilan pendemo diterima aspirasinya Ketua DPRD Tana Toraja, Kendek Rante di ruang rapat pimpinan didampingi Wakil Ketua Leonardus Tallupadang, Evivana Rombedatu, dan anggota dewan lainnya. Proyek direncanakan diatas lahan 12.979 hektar dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).

Ketua DPRD Kendek Rante mengatakan, proyek Geotermal Bittuang rencana pengembangan PLTP dari Kementerian ESDM untuk kebutuhan energi bersih.
” Proyek ini memicu penolakan keras dari warga setempat karena mencakup ribuan hektare wilayah adat, berpotensi merusak lahan pertanian, situs budaya, dan lingkungan, serta dikhawatirkan mengancam ruang hidup, ” terangnya.
Menurut Kendek Rante, kekhawatiran masyarakat akan kerusakan lingkungan, hilangnya sumber mata air, pencemaran air, dan kerusakan lahan produktif.

”Kekhawatiran hilangnya situs adat dan budaya Toraja. DPRD Tana Toraja mengeluarkan rekomendasi beberapa point proyek geotermal di Bittuang untuk jadi perhatian bersama,” jelasnya.
Untuk diketahui, studi menunjukkan adanya mata air panas dengan karakteristik jernih, rasa masam/asin, dan sinter silika di area tersebut, yang menandakan adanya sistem panas bumi yang aktif. Namun, penolakan warga yang tergabung dalam aliansi masyarakat tetap berlanjut, menuntut agar wilayah mereka dibebaskan dari proyek tersebut. (gus/D)

Exit mobile version