Site icon Berita Kota Makassar

Gunakan Pendekatan yang Lebih Menyejukkan

MAKASSAR, BKM–Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Makassar bersiap menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung pada 19 April 2026.
Agenda konsolidasi partai tersebut dipastikan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan PKB Makassar ke depan, seiring menguatnya sejumlah figur yang masuk dalam bursa calon ketua.

‎‎Dinamika jelang Muscab mulai mengerucut. Sejumlah nama yang sebelumnya ramai disebut kini mengarah pada empat figur utama yang dinilai memiliki peluang besar. Mereka adalah Ketua DPC PKB Makassar saat ini, Fauzi Andi Wawo, Sekretaris DPC Andi Makmur Burhanuddin, serta dua figur lainnya yakni Basdir dan Zulhajar.

Saat ini, giliras Basdir yang memberikan respon. Meski demikian, Basdir yang pernah tercatat sebagai Anggota Fraksi Demokrat DPRD Makassar ini memilih menyikapi dinamika tersebut dengan pendekatan yang lebih menyejukkan. Ia menegaskan bahwa Muscab harus menjadi ruang konsolidasi, bukan sekadar ajang kompetisi internal. Menurutnya, seluruh kader perlu menempatkan kepentingan partai di atas kepentingan pribadi, demi menjaga soliditas organisasi ke depan.

‎‎”Yang terpenting saat ini adalah bagaimana kita bersama-sama menyukseskan Muscab. Ini agenda partai, jadi harus kita jaga suasananya tetap kondusif dan penuh kekeluargaan,” ujarnya.
‎‎Ia juga mengajak seluruh kader PKB di Makassar untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Muscab, sekaligus memperkuat konsolidasi menghadapi agenda politik ke depan.
‎‎”Mari kita sukseskan Muscab ini dengan baik. Siapa pun yang nanti diberikan amanah, itulah keputusan terbaik untuk partai. Yang utama adalah kebersamaan dan soliditas kader tetap terjaga,” tegasnya.

‎‎‎Juru Bicara Tim Lima PKB Sulsel, Wawan Mattaliu, mengungkapkan bahwa sejak awal terdapat lima hingga enam nama yang masuk dalam penjaringan. Namun, perkembangan politik internal partai membuat peta persaingan semakin jelas.
‎‎”Kita masih menunggu karena awalnya ada sekitar lima sampai enam nama yang muncul. Tapi dalam dinamika terakhir, mengerucut menjadi empat figur yang cukup kuat, yakni ketua, sekretaris, Basdir, dan Zulhajar,” ungkapnya, Rabu (8/4).

‎‎Menurutnya, seluruh kandidat yang masuk dalam bursa tidak serta-merta ditetapkan, melainkan harus melalui serangkaian tahapan yang telah ditentukan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Proses tersebut menjadi penentu akhir siapa yang akan memimpin DPC PKB Makassar.

‎‎Ia menjelaskan, tahapan seleksi akan mencakup Uji Kompetensi dan Kemampuan (UKK) yang dilakukan dalam dua tahap. UKK pertama melibatkan pihak eksternal, seperti tes psikologi dan penilaian kapasitas individu, sementara UKK kedua dilakukan langsung oleh DPP PKB.
‎‎”Penentuan ketua sepenuhnya berada di DPP. Semua kandidat akan mengikuti UKK, baik yang dilakukan pihak eksternal maupun oleh DPP sendiri. Hasilnya nanti diumumkan bertepatan dengan Muscab,” jelasnya. (ita/rif)

Exit mobile version