PAREPARE, BKM — Dugaan percobaan gantung diri oleh seorang warga inisial RS di Lantai 4 Cafe Alya milik Suyuti anggota DPRD Parepare yang sempat viral di media sosial akhirnya menemui titik terang. Informasi yang menyebutkan tindakan tersebut dipicu bisikan mistis dipastikan tidak benar.
Kapolsek Bacukiki AKP Bustan mengatakan tidak ada tanda kekerasan atau unsur kriminal dan yang bersangkutan (RS-red) langsung dievakuasi ke rumah sakit (RS) untuk penanganan medis.
Dengan adanya klarifikasi ini diharapkan masyarakat tidak lagi menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta lebih memahami pentingnya kesehatan mental. Klarifikasi disampaikan langsung pihak korban RS di Cafe Alya, Jalan Mattirotasi, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sabtu (2/5).
Hadir dalam kesempatan itu dokter psikiater RSUD Andi Makassau Parepare dr. Arman, Humas Rumah Sakit (RS) Hamsah, serta Kapolsek Bacukiki AKP Bustan.
Dalam pernyataannya, pihak korban RS menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pihak kafe atas kegaduhan yang sempat terjadi. Pihak korban RS tidak pernah melakukan percobaan gantung diri sebagaimana yang beredar di media sosial.
” Saya korban (RS) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, termasuk pihak Cafe Alya atas kejadian ini yang sempat viral. Tidak benar saya melakukan percobaan gantung diri,” ujar RS.
Dia juga menepis kabar terkait adanya bisikan mistis yang mendorong tindakan tersebut. Menurutnya, informasi yang beredar telah menyimpang dari fakta sebenarnya.
Sementara itu, dr. Arman menjelaskan bahwa setelah dilakukan asesmen, RS mengalami kondisi gangguan psikologis yang berkaitan dengan tekanan emosional. Kondisi tersebut dapat memicu gejala seperti halusinasi pendengaran, yang sering disalahartikan sebagai hal mistis.
“Dalam dunia medis, ini dikenal sebagai gangguan psikologis. Secara luar terlihat normal, namun di dalam mengalami tekanan berat. Halusinasi pendengaran bisa terjadi, dan ini bukan hal mistis,” jelasnya.
Dia menambahkan, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam merespons kasus serupa dengan memberikan dukungan, bukan stigma atau komentar negatif.
Kapolsek Bacukiki AKP Bustan juga menegaskan bahwa tidak ditemukan unsur kriminal dalam kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ada tanda-tanda kekerasan maupun alat yang dapat membahayakan diri korban.
Menurutnya, pihak kepolisian menerima laporan pada Minggu malam (28/4) sekitar pukul 21.00 Wita. RS ditemukan di lantai 4 oleh saksi dalam kondisi linglung, tanpa indikasi tindakan berbahaya. (mup/D)

