pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Syahar: Hardiknas Jadi Ruang Refleksi dan Penghormatan Guru

IST SERAHKAN--Bupati Sidrap H Syaharuddin Alrif menyerahkan penghargaan pada sejumlah tokoh pada peringatan Hardiknas, Senin (4/5)

SIDRAP, BKM–Politisi Partai Nasdem selaku Bupati Sidrap H Syaharuddin Alrif mengemukakan bila Hardiknas menjadi ruang refleksi dan penghormatan terhadap guru. Hal itu disampaikan Bupati Syaharuddin Alrif ketika memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di Lapangan Kompleks SKPD, Senin (4/5).

Menurut Bupati Syaharuddin Alrif, momentum ini bertransformasi menjadi ruang refleksi bersama sekaligus panggung penghormatan yang mendalam bagi para pejuang pendidikan di daerah tersebut.
Upacara dihadiri Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta insan pendidikan se-Kabupaten Sidrap.

Suasana upacara terasa begitu istimewa dan sarat akan nilai budaya. Seluruh peserta yang hadir tampak kompak mengenakan pakaian adat tradisional, yang tidak hanya menambah kekhidmatan acara.
Mengusung semangat penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang inklusif dan adaptif, Syahar panggilan akrab Bupati Syaharuddin Alrif dalam amanatnya menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk membangun sistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman.

“Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan daerah. Melalui momentum Hardiknas ini, kita harus memperkuat komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang merata, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Syahar.

Ketua DPW Nasdem Sulsel ini juga menyoroti peran strategis tenaga pendidik dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter dan integritas. Menurutnya, transformasi pendidikan harus terus didorong, baik melalui peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi digital, maupun penguatan kurikulum yang berbasis pada kebutuhan lokal dan perkembangan global.
“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan kesejahteraan guru harus menjadi perhatian bersama. Di sisi lain, pemanfaatan teknologi harus dimaksimalkan agar proses belajar-mengajar semakin efektif dan menarik,” tambah mantan Wakil Ketua I DPRD Sulsel ini.

Selain aspek akademis dan kurikulum, Syahar memberikan perhatian khusus terhadap kondisi lingkungan belajar. Ia dengan tegas menyoroti pentingnya menjaga kebersihan sekolah secara menyeluruh.
“Sekolah jangan tampak bagus dari luar, tetapi bagian dalamnya juga harus diperhatikan kebersihannya. Kita harus aktif memberi perhatian terhadap kondisi sekolah demi kenyamanan anak-anak kita,” tegas Bupati.
Sebagai bentuk nyata dari penghormatan terhadap dedikasi dalam dunia pendidikan, pada kesempatan itu dilaksanakan pemberian penghargaan kepada 90 guru dan pelajar berprestasi. Mereka dipanggil satu per satu untuk menerima piagam serta bentuk apresiasi lainnya.

Penerima penghargaan tersebut terdiri atas guru berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan serta pelajar yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Upacara ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar dunia pendidikan di Kabupaten Sidrap semakin maju dan mampu mencetak generasi yang unggul, berakhlak, serta siap menghadapi masa depan. Dengan semangat Hardiknas, Pemerintah Kabupaten Sidrap menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah. (rif)

Kado Hardiknas, Pelajar Sidrap Sabet Medali Emas di Jatim Open

SEHARI Sebelumnya, atlet muda asal Kabupaten Sidrap, Erina Afifah Al Magfirah sukses mengukir prestasi gemilang di ajang atletik nasional Jatim Open 2026. Pelajar SMAN 1 Sidrap ini berhasil menyumbangkan medali emas pada nomor lari 400 meter kategori U-18 Putri, Minggu (3/5).

Prestasi ini menjadi kado manis bagi daerah berjuluk “Bumi Nene Mallomo” dalam momentum peringatan Hardiknas tahun 2026 ini.
Fase final yang berlangsung di Lapangan Atletik “Oentoeng Poedjadi” FIIK UNESA Surabaya, menjadi ajang pembuktian ketangguhan atlet binaan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sidrap yang dipimpin Ketua Umum Agus Syamsuddin.

Sejak start, Erina yang mengenakan nomor dada 724 langsung menunjukkan performa yang impresif. Ia berhasil memimpin jalannya perlombaan dan menyentuh garis finis dengan catatan waktu 62,63 detik.
Catatan waktu tersebut cukup untuk mengungguli para pesaing ketatnya dari berbagai daerah di Indonesia. Di posisi kedua, Johana Elsivia Cahyan dari PASI Kabupaten Magelang finis dengan waktu 63,50 detik, disusul Elok Tunggadewi Chris dari PPOP DKI Jakarta di posisi ketiga dengan waktu 63,59 detik.

Tidak hanya Erina, atlet Sidrap lainnya juga menunjukkan performa yang patut diapresiasi. Mereka yakni Angga, Muhammad Wahyudi, Nurulhusnul Khatimah Arsyad, Selviyani, Muhammad Fauzan Umar, Haidir, serta Aditya Saputra Maswah.
Kontingen yang diasuh pelatih Nuraini, Dwi Dara Ningrum dan Trianis Gilang Guinea tersebut berhasil melaju ke putaran final. Hasilnya, Selviyani berhasil finis di posisi keempat pada nomor lari 1500 meter, sementara tim estafet 4×400 meter mixed meraih posisi kelima.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras Erina bersama seluruh atlet dan ofisial PASI Sidrap. Ia menegaskan, raihan medali emas di kancah nasional ini bukan sekadar kebanggaan pribadi, melainkan prestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Sidrap di tingkat nasional.

Ajang bergengsi Jatim Open 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 1 hingga 3 Mei 2026. Persaingan di sepanjang kejuaraan berjalan sangat ketat karena diikuti oleh ratusan atlet terbaik dari berbagai klub dan pengurus daerah PASI dari seluruh penjuru tanah air.

Berdasarkan hasil akhir klasemen perolehan medali, Papua Athletics Center sukses mengukir sejarah dengan keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi 9 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu. Mereka berhasil mematahkan dominasi tim-tim raksasa asal Pulau Jawa.

Di tengah kepungan tim-tim besar yang memborong puluhan medali tersebut, keberhasilan PASI Sidrap mencuri satu medali emas menjadi catatan yang sangat luar biasa dan membuktikan kualitas pembinaan atlet di daerah.( rif)




×


Syahar: Hardiknas Jadi Ruang Refleksi dan Penghormatan Guru

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link