Site icon Berita Kota Makassar

Gubuk Lansia Masuk 400 Rumah Prioritas Renovasi

MAKASSAR, BKM —Kondisi gubuk milik pasangan lansia di Kota Makassar yang sangat memprihatinkan akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Makassar, Mahyuddin, mengungkapkan pihaknya telah melakukan survei langsung ke lokasi pada Sabtu pekan lalu, menindaklanjuti laporan masyarakat.
Survei tersebut menyasar rumah milik Norma Dg. Tene bersama sang suami, yang akrab disapa Kakek Kaharu dan Nenek Tuo.

Pasangan lansia ini diketahui tinggal di sebuah gubuk lapuk di Jalan Kesadaran IV, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
“Sudah kami lakukan survei hari Sabtu lalu sebagai tindak lanjut laporan yang masuk. Insyaallah di APBD pokok 2026, rumah tersebut masuk dalam daftar yang memenuhi kriteria untuk direnovasi atau direhabilitasi,” ujar Mahyuddin.

Ia menjelaskan, saat ini proses masih berada pada tahap perencanaan yang dikerjakan oleh konsultan. Hasil kajian tersebut nantinya akan menentukan apakah rumah tersebut cukup direhabilitasi atau perlu dibangun ulang.
“Kita tunggu dulu hasil dari konsultan, apakah rehab atau bangun baru. Tapi dari sisi penganggaran, kita sudah siap,” jelasnya saat dihubungi Selasa (5/5).
Mahyuddin juga menyebutkan, program perbaikan rumah tidak layak huni di Makassar pada tahun 2026 mencakup sekitar 400 unit rumah.
Bentuk penanganannya bervariasi, mulai dari rehabilitasi hingga pembangunan baru, tergantung tingkat kerusakan.

“Sekitar 400-an rumah yang akan ditangani. Sekarang masih tahap verifikasi dan perencanaan, dan insyaallah mulai dieksekusi sekitar bulan Juni,” tambahnya.
Program tersebut tersebar di sejumlah wilayah, termasuk kawasan kumuh di beberapa kecamatan seperti Mariso, Tallo, Ujung Tanah, Panakkukang, hingga Kecamatan Makassar.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi, telah lebih dulu merespons kondisi pasangan lansia tersebut. Ia memerintahkan jajaran pemerintah kecamatan untuk turun langsung memberikan bantuan sekaligus memastikan kondisi warga.

Langkah cepat pemerintah ini menjadi harapan baru bagi Norma dan suaminya, yang selama ini bertahan hidup dalam keterbatasan. Dengan rencana renovasi yang tengah disiapkan, mereka kini berpeluang memiliki hunian yang lebih layak dan aman di masa mendatang. (rhm)

Exit mobile version