SINJAI, BKM — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sinjai menggelar lomba semarak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lapangan Tenis Andi Arifuddin Mattotorang, Sinjai, Selasa (5/5).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hardiknas 2026 yang tidak hanya menghadirkan semarak perlombaan, tetapi juga menjadi ruang penguatan semangat pendidikan di Kabupaten Sinjai. Karena rupanya manusia memang tidak pernah lelah membuat lomba. Untung kali ini isinya pendidikan, bukan lomba saling menjatuhkan di media sosial.
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif hadir membuka langsung kegiatan yang diikuti jajaran pemerintah daerah, kepala satuan pendidikan, guru, hingga peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Dalam sambutannya, Ratnawati mengapresiasi keterlibatan seluruh insan pendidikan dalam menyukseskan Semarak Hardiknas 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan tema Hardiknas tahun ini, yakni “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Dia menegaskan bahwa Hardiknas tidak semestinya hanya diperingati sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum evaluasi bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Saya mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai filosofi Ki Hadjar Dewantara, yakni “Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani” dalam praktik pendidikan sehari-hari,” ujarnya.
Ratnawati juga menilai tantangan dunia pendidikan di tahun 2026 semakin kompleks sehingga dibutuhkan komitmen bersama dalam mencetak generasi unggul dari Bumi Panrita Kitta.
Kegiatan Semarak Hardiknas turut dirangkaikan dengan pembukaan Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SD dan SMP. Selain itu, perlombaan juga melibatkan peserta dari PAUD dan pendidikan kesetaraan.
Kepala Disdik Sinjai, Irwan Suaib, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan ruang apresiasi bagi insan pendidikan sekaligus menjaring potensi peserta didik di berbagai bidang.
“Dalam kegiatan inj, peserta yang terlibat di antaranya FLS3N jenjang SD sebanyak 303 peserta, SMP 136 peserta, serta O2SN SD 268 peserta dan SMP 130 peserta,” jelasnya.
Berbagai cabang lomba digelar dalam kegiatan tersebut, mulai dari seni dan sastra seperti menyanyi solo dan mendongeng, hingga cabang olahraga seperti karate, pencak silat, bulutangkis, dan atletik.
Selain itu, panitia juga menggelar lomba Mini Soccer, tero MPCH, domino, lari karung, lomba masak kue untuk K3S dan MKKS, jalan sehat, lomba kultum, hingga lomba kebersihan WC. Kombinasi yang cukup khas birokrasi Indonesia. Dari filosofi Ki Hadjar Dewantara sampai lomba toilet, semuanya masuk dalam satu panggung besar bernama semangat pendidikan.
Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 5 hingga 8 Mei 2026. Kegiatan dipusatkan di sejumlah lokasi, di antaranya Lapangan Tenis Andi Mattotorang, SDN 103 Bontompare, dan kawasan olahraga Stadion H. Andi Bintang Sinjai. (din/C)

