BULUKUMBA, BKM–Legislator muda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selaku Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba, Umy Asyiatun Khadijah menghadiri pelepasan Jemaah Calon Haji (JCH) Bulukumba di Aula Kantor Kementerian Haji Bulukumba, Senin (11/5).
Umy Asyiatun Khadijah yang juga merupakan politisi perempuan asal daerah pemilihan (Dapil Kecamatan Bulukumpa dan Rilau Ale ini, menyampaikan pentingnya komitmen bersama dalam mendukung pelayanan ibadah masyarakat Bulukumba.
Menurut dia, momentum pelepasan jemaah calon haji bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bentuk perhatian bersama terhadap pelayanan ibadah yang manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“DPRD mendukung penuh pelaksanaan ibadah haji ini, terutama dari sisi pelayanan dan kesiapan fasilitas bagi para jemaah,” ungkap Umy Asyiatun.
“Selamat jalan kepada semua jemaah calon haji Bulukumba. Semoga menjadi haji yang mabrur dan kembali ke tanah air dengan selamat,” tambahnya.
Jemaah calon haji Bulukumba dilepas secara resmi oleh Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf. Pelepasan ini juga dihadiri Wakil Bupati, Andi Edy Manaf, jajaran Forkopimda Kabupaten Bulukumba, Kepala Kantor Kementerian Haji Bulukumba, Kepala Kantor Kemenag Bulukumba, para Asisten dan Staf Ahli Lingkup Pemkab Bulukumba, serta Ketua Baznas Bulukumba.
Kehadiran Ketua DPRD bersama jajaran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap kelancaran penyelenggaraan ibadah haji bagi masyarakat Bulukumba. Tahun ini, jumlah kuota JCH Kabupaten Bulukumba tercatat sebanyak 142 orang.
Para calon jemaah haji tersebut akan diberangkatkan dalam tiga kloter, dengan keberangkatan perdana dijadwalkan 18 Mei 2026. Pelepasan JCH Bulukumba ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih oleh Bupati Bulukumba kepada perwakilan jemaah haji.
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, meminta JCH untuk senantiasa saling menolong dan saling mengingatkan, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan menunjukkan karakter masyarakat Bulukumbayang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya sipakatau, sipakalebbi dan mali siparappe, tallang sipahua.
“Begitupula para jemaah diharapkan jaga kondisi fisik, jaga kesehatan sehingga lebih fokus melaksanakan ritual ibadah haji,” kata bupati yang lebih akrab disapa Andi Utta.
“Untuk sementara, selama proses ibadah haji, tidak perlu memikirkan urusan-urusan di kampung halaman,” sambungnya.
Lebih lanjut, Andi Utta mengungkapkan bahwa kesempatan melaksanakan ibadah haji harus dimanfaatkan untuk meningkatkan aktifitas ibadah, sehingga benar-benar menjadi Haji yang Mabrur.
“Saya juga berharap dan menitip agar para jemaah senantiasa mendoakan keselamatan masyarakat Bulukumba dan kesuksesan pembangunan daerah Kabupaten Bulukumba yang tercinta ini,” jelasnya.(ful/rif)
