MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar menekankan pentingnya penanganan persoalan sampah serta pembenahan fasilitas umum dan fasilitas sosial secara menyeluruh di seluruh wilayah Kota Makassar. Persoalan kebersihan lingkungan, drainase, hingga kondisi sarana publik dinilai masih menjadi perhatian masyarakat dan membutuhkan langkah konkret dari pemerintah daerah.
Anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar, Imam Musakkar mengatakan bahwa pemerintah kota harus memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat berjalan maksimal, khususnya terkait kebersihan lingkungan dan kualitas fasilitas publik yang digunakan warga setiap hari.
Menurut legislator Fraksi PKB Makassar ini, persoalan sampah tidak bisa dianggap sebagai masalah biasa karena berdampak langsung terhadap kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Ia menilai pemerintah perlu memperkuat sistem pengelolaan sampah mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan agar penanganannya lebih cepat dan efektif.
“Persoalan sampah dan kondisi fasilitas umum harus menjadi perhatian bersama pemerintah wajib hadir memberikan pelayanan terbaik, sementara masyarakat juga perlu menjaga lingkungan di sekitarnya. Kita ingin Kota Makassar ini tetap bersih, nyaman, dan tertata dengan baik. Karena kalau persoalan sampah tidak ditangani secara serius, dampaknya bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga bisa memengaruhi kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan,” ungkapnya, Minggu (17/5).
Ia menambahkan bahwa penguatan koordinasi antara pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW sangat dibutuhkan agar penanganan persoalan lingkungan bisa berjalan maksimal. Menurutnya, kolaborasi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.
“Kami terus melakukan koordinasi di lapangan, baik terkait penanganan sampah, drainase, maupun fasilitas sosial agar seluruh wilayah di Kota Makassar tetap nyaman dan tertata. Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri, sehingga keterlibatan masyarakat juga sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan dan fasilitas yang sudah ada,” katanya.
Selain persoalan sampah, Ia juga menyoroti kondisi fasilitas umum dan fasilitas sosial di sejumlah wilayah yang dinilai masih membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa pembenahan sarana publik harus dilakukan secara merata agar masyarakat dapat merasakan pelayanan yang adil.
“Fasilitas umum itu menyangkut kebutuhan masyarakat sehari-hari. Mulai dari jalan lingkungan, drainase, penerangan, sampai ruang publik harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai ada wilayah yang masih mengalami kerusakan fasilitas tetapi lambat mendapatkan penanganan,” jelasnya.
Sementara itu, anggota DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, menilai pembenahan fasilitas umum dan fasilitas sosial harus menjadi prioritas pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan. Menurutnya, keberadaan sarana publik yang baik akan memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan dan aktivitas warga.
Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada proyek-proyek besar, tetapi juga harus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di lingkungan permukiman. Karena itu, pemerintah diminta lebih aktif melakukan pengawasan terhadap kondisi fasilitas publik di lapangan.
“Pemerintah tidak boleh hanya fokus pada pembangunan besar, tetapi juga harus memperhatikan fasilitas umum yang digunakan masyarakat setiap hari. Drainase, jalan lingkungan, penerangan jalan, taman, dan fasilitas sosial lainnya harus dipastikan dalam kondisi baik karena masyarakat ingin melihat pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya.
Legislator Fraksi PKS Makassar ini juga menyoroti pentingnya pemeliharaan fasilitas umum agar sarana yang telah dibangun tidak cepat rusak dan tetap dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. Ia meminta adanya pengawasan rutin dan respons cepat dari pemerintah jika ditemukan kerusakan fasilitas di lingkungan warga.
“Kalau fasilitas umum tidak dijaga dan dipelihara dengan baik, maka masyarakat yang akan merasakan dampaknya. Karena itu saya kira perlu ada perhatian serius terhadap perawatan fasilitas publik, termasuk mempercepat penanganan ketika ada kerusakan. Pemerintah harus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal dan tidak lambat,” katanya.
Ia berharap pemerintah kota dapat memperkuat pelayanan kebersihan dan mempercepat pembenahan fasilitas umum di seluruh wilayah Makassar agar lingkungan kota menjadi lebih tertata, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. (ita)
