Sinjai, BKM– Pemerintah Kabupaten Sinjai di bawah kepemimpinan Bupati Hj. Ratnawati Arif menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap aksi-aksi sosial dan kemanusiaan. Hal ini dibuktikan dengan perhatian besar yang diberikan jajaran Pemkab Sinjai kepada para pejuang kemanusiaan asal daerah tersebut.
Komitmen tersebut terlihat jelas saat Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif kembali menerima kunjungan silaturahmi relawan kemanusiaan dunia, Ustadz Asad Aras Muhammad, di Rumah Jabatan Bupati Sinjai pada Selasa (2/6/2026). Pertemuan ini melengkapi perhatian Pemkab Sinjai yang sebelumnya juga telah menjemput langsung kepulangan relawan tersebut di Jakarta, setelah berhasil selamat dari insiden pembajakan dan penculikan saat membawa bantuan untuk rakyat Palestina.
Dalam menerima kunjungan tersebut, Bupati Ratnawati turut didampingi oleh Asisten Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Sinjai, Andi Irwansyahrani Yusuf. Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini menunjukkan bentuk penghormatan resmi dan apresiasi tinggi negara melalui Pemkab Sinjai atas perjuangan putra daerah di kancah internasional.
Bupati Ratnawati menyatakan rasa syukur yang mendalam atas kembalinya salah satu putra terbaik Sinjai dalam kondisi sehat. Menurutnya, kepedulian yang ditunjukkan oleh warganya di jalur internasional merupakan representasi dari nilai-nilai luhur dan solidaritas yang terus dipelihara oleh Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sinjai.
“Alhamdulillah, kita bersyukur karena Ustadz Asad dapat kembali ke Sinjai dengan selamat. Apa yang beliau lakukan merupakan bentuk pengabdian kemanusiaan yang patut diapresiasi dan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus peduli terhadap sesama, khususnya saudara-saudara kita yang sedang mengalami penderitaan di Palestina,” ujar Bupati Ratnawati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Sinjai tidak akan tinggal diam dan bakal selalu berada di barisan depan untuk memberikan dukungan moral bagi setiap putra-putri daerah yang berani berkontribusi dalam misi kemanusiaan, baik pada skala nasional maupun internasional.
Langkah nyata Pemkab Sinjai ini mendapat apresiasi mendalam dari Ustadz Asad Aras Muhammad. Dirinya mengaku sangat terharu dengan kepekaan sosial serta respon cepat yang ditunjukkan oleh Bupati Sinjai dan jajarannya sejak dirinya masih berada di Jakarta hingga kembali ke kampung halaman.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur sekali bisa kembali bertemu dengan orang tahu kami, Ibu Bupati Hj. RatnawatiArif. Sebenarnya sejak di Jakarta beliau sudah menyampaikan bahwa ketika kami sudah berada di Sinjai, kami akan kembali bertemu untuk melanjutkan cerita dan pembicaraan yang sempat kami lakukan saat itu,” ungkap Ustadz Asad.
Ia juga menilai kepemimpinan di Kabupaten Sinjai saat ini memiliki kepekaan yang tinggi terhadap isu global, hak asasi manusia, dan kemerdekaan bangsa-bangsa yang tertindas.
“Kami sangat terharu dengan sambutan dan perhatian beliau kepada kami sebagai warga Sinjai dan putra daerah. Lebih dari itu, yang kami rasakan adalah perhatian beliau terhadap isu kemanusiaan, hak asasi manusia, serta perjuangan kemerdekaan bangsa yang hingga saat ini masih terjajah, yaitu Palestina. Beliau sangat peduli terhadap hal tersebut,” tuturnya.
Perhatian besar dari Pemkab Sinjai ini dianggap menjadi modal penting bagi para relawan dan masyarakat untuk terus berbuat kebaikan di masa mendatang.
“Satu hal yang kami dapatkan dari sosok beliau adalah bagaimana beliau menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan sosial. Karena itu kami sangat bersyukur memiliki pemimpin seperti Ibu Bupati Ratnawati. Beliau juga menyampaikan akan terus mendukung dan mendoakan misi-misi kemানুsiaan yang kami lakukan ke depan,” tambahnya.
Ustadz Asad menceritakan bahwa keberhasilannya melewati masa-masa sulit saat menjalankan misi internasional tersebut tidak lepas dari koordinasi intensif yang dibangun oleh dewan pengarah bersama Pemerintah Pusat, mulai dari DPR RI, MPR RI, Kementerian Luar Negeri RI, hingga perwakilan negara sahabat seperti Turki, Yordania, dan Mesir.
“Bahkan ketika kami sedang berlayar hingga berada dalam situasi penculikan, dewan pengarah kami terus berkomunikasi dengan pemerintah. Karena itu terjalin koordinasi dengan negara-negara seperti Turki, Yordania, dan Mesir. Pemerintah juga menyambut kami di Turki, menyiapkan akomodasi, membantu proses kepulangan kami ke Indonesia, hingga menyambut langsung kedatangan kami di Jakarta,” pungkasnya.
Melalui momentum ini, Pemkab Sinjai kembali mempertegas posisinya sebagai pemerintah daerah yang humanis, responsif, dan siap mengawal serta menumbuhkan semangat solidaritas global di tengah-tengah karakter masyarakat Kabupaten Sinjai.
