Sinjai, BKM– Modernisasi sektor pendidikan di Kabupaten Sinjai terus menunjukkan tren positif melalui penerapan teknologi pada sistem evaluasi belajar. Langkah strategis ini sejalan dengan komitmen jajaran pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi sejak dini.
Wujud nyata dari transformasi ini terlihat pada pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Pelajaran 2025-2026. Salah satunya terpantau di SD Negeri 82 Tokinjong, Kecamatan Sinjai Utara, di mana para siswa dari kelas I hingga kelas V mengikuti ujian berbasis digital dengan tertib dan lancar pada Selasa, 9 Juni 2026 pagi.
Pemanfaatan perangkat digital seperti Chromebook bantuan pemerintah menjadi andalan utama dalam pelaksanaan asesmen ini, di samping penggunaan gawai android serta metode tertulis bagi siswa kelas bawah yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak.
Kepala Sekolah SDN 82 Tokinjong, Rosdianah mengatakan, pelaksanaan ASAT berlangsung selama 5 hari, mulai Senin hingga Jumat. Dalam sehari, peserta didik mengikuti dua mata pelajaran yang diujikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Ujian dilaksanakan mulai hari Senin sampai Jumat. Untuk sesi pertama berlangsung pukul 08.00 sampai 09.00 WITA, kemudian dilanjutkan sesi kedua pukul 09.30 sampai 11.00 WITA. Setiap hari ada dua mata pelajaran yang diujikan,” ujarnya.
Pihak sekolah memaksimalkan sarana digital yang ada untuk menciptakan ekosistem ujian yang efisien dan akuntabel. Pendekatan hibrida juga diterapkan secara bijak guna mengantisipasi keterbatasan jumlah perangkat komputer di sekolah.
“Pelaksanaan ASAT ini berbasis Chromebook. Namun karena jumlah perangkat yang kami miliki belum mencukupi untuk seluruh siswa, maka kami menyarankan siswa membawa handphone Android untuk digunakan saat ujian. Sementara untuk sebagian siswa di kelas bawah masih menggunakan sistem ujian tertulis,” jelasnya.
Dukungan metode pengawasan yang baik dari para pendidik membuat jalannya evaluasi berkala pada Juni 2026 ini minim kendala teknis dan berjalan sesuai dengan standar operasional yang ditetapkan dinas terkait.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun sampai saat ini berlangsung lancar. Tidak ada kendala yang berarti dan seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan baik,” tuturnya.
Melalui keberhasilan pelaksanaan ujian digital ini, Pemerintah Kabupaten Sinjai terus berupaya memperluas pemerataan fasilitas teknologi ke berbagai sekolah. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan mutu kelulusan yang berdaya saing serta mempercepat digitalisasi sistem pendidikan secara merata di Bumi Panrita Kitta.
