Sinjai, BKM– Pemberantasan tengkes atau stunting menjadi agenda prioritas yang terus dikawal ketat oleh jajaran eksekutif di Kabupaten Sinjai. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan koordinasi dan instruksi tegas agar seluruh lini instansi bergerak cepat menghadirkan intervensi nyata di tengah masyarakat.
Langkah taktis tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto Mazda selaku Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kabupaten Sinjai pada Rabu, 10 Juni 2026. Seluruh Kepala Puskesmas serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis diminta segera melakukan akselerasi program sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Pemerintah daerah menerapkan sistem pengawasan yang ketat dengan memberlakukan rapor kinerja berkala bagi setiap wilayah kecamatan guna memastikan efektivitas penanganan di lapangan.
“Saya menegaskan kepada seluruh kepala puskesmas di setiap kecamatan agar melakukan langkah-langkah nyata. Kami akan melakukan evaluasi berkala. Jika tidak ada progres, tentu akan menjadi catatan khusus bagi TPPS,” tegasnya, Rabu (10/6/2026).
Guna mencapai target penurunan yang signifikan, pemda mengintegrasikan tiga strategi utama yang melibatkan multi-sektor. Pada aspek pengawasan lapangan, keterlibatan aktif Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga pemerintah desa digerakkan untuk memastikan pemantauan tumbuh kembang anak di posyandu berjalan optimal.
Sementara di sektor ketahanan pangan, Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan diarahkan untuk mengedukasi warga terkait pemenuhan protein mandiri, seperti melalui program budidaya ayam petelur skala rumahan. Di sisi lain, penataan lingkungan dan perbaikan sanitasi di kawasan kumuh menjadi tanggung jawab Dinas Perkimtan guna meminimalkan faktor risiko eksternal penyebab stunting.
Melalui komitmen keterpaduan program yang ditegaskan pada Rabu, 10 Juni 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Sinjai optimistis mampu menciptakan lompatan progresif dalam melahirkan generasi masa depan Bumi Panrita Kitta yang sehat, cerdas, berdaya saing, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045
