MAKASSAR, BKM — BPJS Ketenagakerjaan bersama Telkomsel resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus meluncurkan paket benefit Jamsostek Poin, sebuah inovasi kolaboratif yang menghadirkan kemudahan pendaftaran dan akses perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor Bukan Penerima Upah (BPU) atau pekerja informal.
Penandatanganan PKS berlangsung di Plaza BPJamsostek Jakarta dan dilakukan Deputi Bidang Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan, Faizal Rachman, bersama Vice President Industrial and Resources Account Management Telkomsel, Nyoman Adiyasa.
Kegiatan tersebut turut disaksikan Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Agung Nugroho, dan Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo.
Kolaborasi ini hadir sebagai solusi untuk memperluas akses perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi jutaan pekerja informal di Indonesia melalui pemanfaatan ekosistem digital Telkomsel.
Melalui paket benefit Jamsostek Poin, pelanggan dapat memperoleh paket data sekaligus kemudahan untuk mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam satu layanan yang terintegrasi.
Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, mengatakan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bentuk komitmen Telkomsel dalam menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
”Melalui inovasi seperti Jamsostek Poin dan pemanfaatan ekosistem digital Telkomsel, kami berupaya menyederhanakan akses terhadap perlindungan ketenagakerjaan, mulai dari pendaftaran hingga pembayaran, agar dapat dilakukan dengan lebih praktis dalam satu layanan,” ujar Stanislaus.
Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Agung Nugroho, menjelaskan, kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperluas cakupan kepesertaan pekerja informal melalui pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi dengan mitra strategis.
”Saat ini masih banyak pekerja BPU yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Melalui paket benefit Jamsostek Poin bersama Telkomsel Enterprise, kami ingin menghadirkan kemudahan akses pendaftaran agar semakin banyak pekerja mendapatkan perlindungan kerja secara masif dan berkelanjutan,” ungkap Agung.
Agung menambahkan, kolaborasi tersebut sejalan dengan strategi 3C BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Coverage melalui perluasan kepesertaan, Care melalui kemudahan layanan, dan Credibility melalui pengelolaan layanan yang profesional, transparan, dan terpercaya.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palopo, Haryanjas Pasang Kamase, menyambut positif kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Telkomsel yang dinilai mampu mempercepat perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal.
”Kolaborasi ini merupakan langkah inovatif yang memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau lebih banyak pekerja, khususnya pekerja informal yang selama ini menjadi salah satu fokus perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Dengan akses yang semakin mudah melalui platform yang sudah akrab digunakan masyarakat, kami optimistis kesadaran dan partisipasi pekerja terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan akan terus meningkat,” ujar Haryanjas.
Menurutnya, pemanfaatan ekosistem digital menjadi strategi yang efektif dalam mendukung target universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia.
”Kami berharap inovasi seperti Jamsostek Poin dapat menjadi solusi yang memberikan kemudahan bagi pekerja untuk memperoleh perlindungan kerja secara cepat, mudah, dan berkelanjutan. Pada akhirnya, semakin banyak pekerja yang terlindungi akan berdampak positif terhadap kesejahteraan pekerja dan keluarganya,” tambahnya.
Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan dan Telkomsel akan terus mengeksplorasi berbagai peluang kolaborasi untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui layanan digital yang mudah diakses seluruh pekerja Indonesia. (mir)
