GOWA, BKM — Puluhan dokter anak yang tergabung dalam Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sulawesi Selatan menggelar seminar sehari bertema ‘Optimalisasi Perkembangan Otak dan Tata Laksana Penyakit Infeksi pada Anak’.
Seminar yang dihelat serangkaian HUT IDAI ke-72 tahun pada Sabtu, 13 Juni 2026 ini dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan anak.
Pada kegiatan itu, Ketua IDAI Cabang Sulsel dr Idham Jaya Ganda mengatakan, IDAI Sulsel mempunyai komitmen untuk membangun kebersamaan dan sinergi dengan seluruh pemerintah daerah, seluruh stakeholder dalam rangka mengatasi angka kesakitan dan angka kematian anak.
Disebutkan dr Idham, di tangan anak-anak kelak lahir generasi emas Indonesia. Generasi yang sehat jiwa raganya, cerdas pikirannya, kuat daya saingnya serta luhur akhlak dan moralnya.
”Dokter spesialis anak akan terus hadir memberikan pengabdian terbaiknya dan mendampingi masyarakat untuk memastikan bahwa setiap anak bisa memperoleh haknya untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat, baik dan optimal,” kata dr Idham.
Dikatakan dr Idham, seminar yang digelar di Baruga Tinggimae kompleks Rujab bupati Gowa ini mengupas penanganan bayi baru lahir yang diikuti oleh seluruh dokter umum, perawat dan bidan.
”Selain itu, beberapa kegiatan pengabdian masyarakat juga dilakukan di beberapa titik dengan memberikan edukasi kepada masyarakat yang berlokasi di RSUD Syekh Yusuf, Puskesmas Pallangga, Puskesmas Somba Opu dan Puskesmas Samata,” tambah dr Idham.
Pada kesempatan itu, Sekretaris Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, berharap, keberadaan IDAI dapat memperkuat kapasitas tenaga medis serta mengambil peran bersama pemerintah daerah dalam upaya menurunkan angka stunting.
Sekkab Gowa pun meyakini dengan usia yang semakin matang, IDAI diharap dapat terus menjadi organisasi profesi terdepan dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas dan berkualitas khususnya di Kabupaten Gowa.
”Yang penting untuk diperhatikan adalah pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak sebagai periode emas perkembangan otak, dukungan nutrisi yang kuat, stimulasi tepat serta perlindungan dari infeksi. Ini semua yang akan menentukan produktivitas anak-anak di masa depan,” kata Andy Azis Peter.
Menurutnya, perkembangan otak anak yang optimal akan berpengaruh langsung terhadap kemampuan belajar, kecerdasan, produktivitas dan kualitas hidup anak di masa mendatang.
”Karena itu, investasi terbaik yang dapat kita lakukan hari ini adalah memastikan setiap anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” tandas Sekkab Gowa.
Dikatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Gowa terus berkomitmen meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak melalui berbagai program dan inovasi pelayanan kesehatan. Juga berbagai indikator kesehatan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Dirinya memaparkan sejumlah keberhasilan Pemkab Gowa dalam sektor kesehatan anak yang berhasil melampaui target nasional berkat kerja keras lintas sektor. Imunisasi zero dose sukses menjangkau anak-anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi dasar, sehingga capaian imunisasi Gowa berhasil melampaui target nasional.
Penurunan stunting di Kabupaten Gowa juga menunjukkan tren yang sangat signifikan dari tahun ke tahun.
”Prevalensi stunting Kabupaten Gowa berhasil turun secara signifikan dari sekitar 33 persen pada tahun 2022 menjadi 21,1 persen pada tahun 2023 dan terus menurun hingga mencapai sekitar 17 persen. Capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi profesi, kader kesehatan hingga masyarakat,” jelasnya.
Kendati menunjukkan tren positif, Sekkab Gowa mengingatkan bahwa tantangan kesehatan ke depan masih besar. Diperlukan penguatan jejaring antara pemerintah, akademisi, fasilitas kesehatan dan organisasi profesi seperti IDAI.
”Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada IDAI Cabang Sulawesi Selatan atas inisiasi seminar ilmiah ini. Semoga kemitraan yang telah terjalin baik dengan Pemerintah Kabupaten Gowa dapat terus diperkuat demi mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing,” tandas Sekkab Gowa lagi yang hadir bersama Ketua DWP Gowa, Suryanti Andy Azis. (sar)
