PINRANG, BKM.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pinrang terus memperkuat validitas data kepemiluan melalui agenda pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) Semester I Tahun 2026.
Ketua KPU Kabupaten Pinrang, Ali Jodding, dalam keterangannya pada Sabtu (20/6/2026), menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi dilakukan dengan metode jemput bola, yakni mengunjungi langsung sekretariat atau kantor partai politik yang ada di Kabupaten Pinrang.
Menurutnya, kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut menyasar sebanyak 18 sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) maupun Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai politik. Dari hasil kunjungan tersebut, KPU Kabupaten Pinrang menemukan adanya ketidaksesuaian data administrasi pada empat partai politik.
“Dari hasil verifikasi lapangan dan sosialisasi yang kami lakukan, terdapat empat partai politik yang data administrasinya belum sesuai dengan yang terinput dalam aplikasi SIPOL, baik terkait alamat kantor maupun nama pengurus,” ujar Ali Jodding.
Empat partai politik yang ditemukan mengalami ketidaksesuaian data tersebut yakni:
Partai Garuda
Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
Partai Ummat
Partai Buruh
Ali Jodding menegaskan bahwa KPU Kabupaten Pinrang akan terus melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan pengurus partai politik yang bersangkutan agar data yang tercatat dalam SIPOL dapat segera disesuaikan dengan kondisi faktual di lapangan.
“Kami berharap seluruh partai politik dapat memperbarui data kepengurusannya secara berkala sehingga data yang tersaji dalam SIPOL benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Pinrang, Edy Sopyan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus partai politik yang telah memberikan dukungan dan kerja sama selama pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan pemutakhiran data tersebut.
“Kami mengapresiasi keterbukaan dan kerja sama yang telah diberikan oleh pengurus partai politik dalam menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan selama kegiatan berlangsung. Sinergi ini sangat penting untuk menjaga kualitas dan validitas data kepemiluan,” kata Edy Sopyan.
Kegiatan pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan ini merupakan bagian dari upaya KPU untuk memastikan akurasi data kelembagaan partai politik sebagai salah satu elemen penting dalam penyelenggaraan pemilu yang transparan,
akuntabel, dan berintegritas.(Alman)
