Site icon Berita Kota Makassar

Wabup Sinjai Hadiri Open House Sekolah Rakyat, Tampilkan Progres Siswa Selama Setahun

Sinjai, BKM– Akses pendidikan yang layak, gratis, dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Komitmen ini terus dikawal oleh Pemerintah Kabupaten Sinjai sebagai langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan daerah lewat jalur edukasi yang inklusif dan setara.

Realisasi dukungan tersebut ditunjukkan oleh Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, saat menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 63 Sinjai di Desa Saotengah, Kecamatan Tellulimpoe, pada Sabtu, 20 Juni 2026. Agenda yang mengusung tema “Dari Harapan Menjadi Cahaya: Cerdas Bersama, Tumbuh Setara dengan Banyak Suara” ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekda Andi Jefrianto Asapa, kepala perangkat daerah, serta para orang tua siswa.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 63 Sinjai, Rahmat Surianto, menjelaskan bahwa open house ini dirancang untuk memperkenalkan berbagai perubahan positif yang dialami para siswa selama satu tahun terakhir. Sekolah berasrama ini secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga prasejahtera yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2, dengan memberikan keseimbangan antara pengajaran akademik dan ruang pengembangan bakat lewat ekstrakurikuler.

Mewakili Bupati Sinjai, Wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda menyampaikan apresiasi atas capaian dan perkembangan karakter para siswa yang ditampilkan dalam ajang kreativitas tersebut. Kehadiran sekolah ini dinilai berhasil mengubah harapan awal pembangunan menjadi cahaya ilmu dan masa depan yang konkret bagi anak-anak yang membutuhkan di Bumi Panrita Kitta.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam menjaga keberlanjutan program pendidikan inklusif ini. Salah satunya dengan mengawal percepatan pembangunan fisik gedung permanen Sekolah Rakyat yang saat ini tengah digenjot di kawasan Tanassang, Kelurahan Alehanuae, demi memaksimalkan fasilitas belajar yang lebih representatif ke depan.

Exit mobile version