Sinjai, BKM– Pembangunan sumber daya manusia yang unggul secara moral dan spiritual terus menjadi fokus perhatian Pemerintah Kabupaten Sinjai. Keseimbangan antara pembangunan fisik dan mental keagamaan dinilai krusial dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi akhlak yang kokoh.
Wujud dukungan terhadap pendidikan keagamaan tersebut ditunjukkan saat Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setdakab Sinjai, Janwar Rauf, hadir mewakili Bupati Sinjai dalam Prosesi Wisuda Takhassus Tahun 2026 di Aula Utama Pondok Pesantren Darul Istiqamah Puce’e, Kecamatan Sinjai Selatan, pada Minggu, 21 Juni 2026. Momentum sakral ini menandai keberhasilan 25 santri dan santriwati dalam menyelesaikan program pendalaman ilmu agama.
Dalam arahannya, Janwar Rauf menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan para wisudawan bahwa kelulusan ini merupakan awal dari tanggung jawab baru. Para alumni program takhassus dituntut untuk mampu mentransformasikan ilmu yang telah diperoleh selama di pesantren menjadi aksi nyata pengabdian dan teladan kebaikan di tengah kehidupan sosial masyarakat.
Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi tinggi kepada segenap pengasuh Pondok Pesantren Darul Istiqamah Puce’e atas konsistensinya dalam mencetak generasi religius. Keberadaan lembaga pendidikan Islam seperti pesantren diakui memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membentengi moral generasi penerus di tengah arus modernisasi.
Melalui momentum wisuda pada akhir Juni 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Sinjai menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan kualitas pendidikan agama. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan agen perubahan yang berkontribusi aktif dalam mewujudkan tatanan masyarakat Bumi Panrita Kitta yang maju, berdaya saing, dan religius.

