Site icon Berita Kota Makassar

Bupati Ratnawati Tekankan Sinergi BPD dan Pemdes saat Lantik Tiga Anggota BPD PAW

Sinjai, BKM– Penguatan tata kelola pemerintahan di tingkat desa menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sinjai demi memastikan roda pembangunan berjalan optimal dari tingkat tapak. Keselarasan fungsi antara lembaga legislatif desa dan eksekutif dinilai sebagai kunci utama dalam mendorong kemandirian serta kemajuan daerah secara menyeluruh.

Komitmen ini ditegaskan oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, saat melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Kassi Buleng, Kecamatan Sinjai Borong. Prosesi pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Aula Kantor Desa Kassi Buleng pada Selasa, 23 Juni 2026, dengan disaksikan oleh unsur perangkat daerah, Tripika kecamatan, serta tokoh masyarakat setempat.

Adapun tiga anggota BPD PAW yang resmi mengemban amanah baru tersebut adalah Jumriani, Rahma Wardani, dan Rahmat Al Qadri. Bupati Ratnawati menjelaskan bahwa pengisian kekosongan jabatan ini sangat krusial untuk memastikan fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran di tingkat desa tetap berjalan stabil tanpa hambatan demi kepentingan pelayanan warga.

Dalam arahannya, Bupati Ratnawati mengingatkan bahwa kemajuan Kabupaten Sinjai sangat bergantung pada kekuatan fondasi pembangunan yang dimulai dari desa. Oleh karena itu, anggota BPD yang baru dilantik dituntut untuk segera beradaptasi, menjadi mitra strategis kepala desa dalam merancang kebijakan pembangunan berkelanjutan, serta proaktif dalam menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

Lebih lanjut, pimpinan daerah juga mengulas potensi strategis yang dimiliki oleh wilayah Kecamatan Sinjai Borong, khususnya di sektor pertanian. Sebagai salah satu sentra penghasil porang terbesar di Kabupaten Sinjai yang didukung oleh keberadaan pabrik pengolahan berskala besar di Sulawesi Selatan, BPD dan pemerintah desa diminta jeli dalam mengkolaborasikan program lokal agar potensi komoditas ini mampu memberikan nilai tambah ekonomi yang riil bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Exit mobile version