BARRU, BKM — Kontraktor pelaksana PT Waskita Karya Ardian Saputra memastikan seluruh fasilitas utama yang dibutuhkan untuk operasional awal telah dipersiapkan. Sebanyak 330 siswa dijadwalkan mulai memasuki kawasan SR pada 14 Juli 2026 dengan memanfaatkan ruang belajar dan asrama sementara sementara penyelesaian fasilitas permanen ditargetkan rampung pada 20 Juli 2026.
Perwakilan Kementerian Sosial RI, Nurlina memberikan apresiasi atas kesiapan Pemkab Barru. Berdasarkan hasil pemantauan di Sulsel, progres persiapan SR di Kabupaten Barru dinilai menjadi salah satu yang paling maju sehingga diharapkan dapat menjadi contoh pelaksanaan program di daerah lain.
Sementarea itu Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari kepada kontraktor PT Waskita Karya menekankan pentingnya menyelesaikan seluruh pekerjaan tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas bangunan. Ia berharap seluruh pembangunan dapat rampung sesuai target, termasuk penyelesaian keseluruhan bangunan pada 20 Juli sebagaimana perencanaan yang telah disampaikan.
Menurutnya, SR akan menjadi aset pendidikan jangka panjang bagi masyarakat Barru sehingga setiap detail konstruksi harus memenuhi standar keamanan, kenyamanan, dan kelayakan.
“Jangan memburu target waktu tetapi mengabaikan kualitas bangunan. SR ini akan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Barru. Karena itu kualitasnya harus benar-benar dijaga,” tegasnya.
Turut hadir, Kepala OPD terkait, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Barru, Para PIC Sekolah Rakyat Kementerian Sosial RI, Camat Soppeng Riaja, Wakil Kepala SRT 65 Barru Bersama Wali Asuh, Kepala Desa Lawallu, serta undangan lainnya. (udi/C)
