MAKASSAR, BKM–Sebanyak 22 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar menyatakan siap mengawal Dr Ilham Arief Sirajuddin (IAS) saat mengembalikan formulir pendaftaran calon Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan.
Dukungan tersebut menjadi penegasan soliditas menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel.
“Kita memang telah bersepakat bahwa semua DPD II yang sudah mengeluarkan surat dukungan resmi untuk IAS akan mengawal langsung saat pengembalian formulir. Pengambilan formulir tidak wajib dihadiri Pak Ilham, tapi pengembalian harus diserahkan langsung oleh calon ketua sendiri. Di kesempatan itu, kita bersepakat hadir bersama sekretaris masing-masing,” ujar Ketua DPD II Golkar Tana Toraja Viktor Datyan Batara usai konsolidasi di Swiss-Belhotel Waterfront Makassar, Sabtu (11/7).
Ketua DPD II Golkar Gowa Ambas Syam menilai kehadiran 22 DPD II menjadi bukti soliditas dukungan kepada IAS menjelang Musda Golkar Sulsel. Musda dijadwalkan berlangsung pada 18 Juli 2026 di Hotel Claro Makassar.
“Kehadiran kami (22 DPD II) saat pengembalian formulir itu sekaligus diharapkan bisa menjadi ruang kemudahan bagi panitia Musda untuk memverifikasi langsung keabsahan surat dukungan masing-masing DPD II. Semoga langkah dan kesepakatan ini bisa mengantar Musda Golkar Sulsel berjalan mulus lancar,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Bulukumba Andi Nirwan juga menyatakan siap mendampingi IAS saat pengembalian formulir. Dia menegaskan dukungan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan 22 DPD II yang telah menyatakan sikap.
Adapun konsolidasi yang dipimpin langsung IAS berlangsung santai dan cair. Seluruh DPD II yang telah menyatakan dukungan menghadiri pertemuan tersebut.
Para ketua DPD II yang hadir berasal dari Gowa, Bantaeng, Jeneponto, Bulukumba, Kepulauan Selayar, Sinjai, Bone, Wajo, Soppeng, Barru, Pangkep, Maros, Luwu Timur, Palopo, Tana Toraja, dan Pinrang. Hadir pula Sekretaris DPD II Golkar Sidrap Ahmad Shalihin Halim, Sekretaris DPD II Luwu Husbi Tori, serta perwakilan DPD II Enrekang Arfah Setiawan.
DPD II Parepare, Luwu Utara, dan Toraja Utara tidak menghadiri konsolidasi tersebut. Meski demikian, ketiga DPD II itu menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan tetap siap mengawal IAS saat mengembalikan formulir pendaftaran.
Saat ini, IAS mengantongi dukungan 22 DPD II di luar DPD II Takalar dan Makassar. Dukungan tersebut menjadi modal politik IAS menjelang pemilihan nakhoda Golkar Sulsel dalam Musda mendatang. (jun/rif)
