MAKASSAR,BKM–Panggung semifinal Piala Dunia 2026 siap menyajikan laga kaliber berat. Dua raksasa Eropa, Prancis dan Spanyol, akan saling jegal demi memperebutkan satu tiket berharga menuju partai puncak. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion AT&T, Texas, pada Rabu, 15 Juli 2026, pukul 02.00 WIB.
Tidak hanya menghadirkan duel dua raksasa sepak bola Eropa, tetapi juga mempertemukan kembali dua megabintang generasi berbeda, Kylian Mbappe dan Lamine Yamal.
Meski baru pertama kali berhadapan di panggung Piala Dunia, Mbappe dan Yamal sudah memiliki rivalitas yang cukup panjang, baik di level klub maupun tim nasional. Menariknya, rekor pertemuan sejauh ini lebih berpihak kepada wonderkid Spanyol tersebut.
Dari 10 duel sebelumnya, Yamal sukses membawa timnya menang delapan kali, sementara Mbappe hanya meraih dua kemenangan. Namun dari sisi produktivitas, penyerang Prancis itu masih unggul dengan koleksi sembilan gol, sedangkan Yamal mengemas enam gol dalam laga-laga yang mempertemukan keduanya.
Pertemuan ini-pun bukan sekadar laga biasa. Ini adalah pembuktian siapa raja Eropa sesungguhnya di kancah dunia, sekaligus menjadi ulangan dari laga semifinal Euro 2024 yang saat itu dimenangkan oleh Spanyol.
Kedua tim datang ke laga ini dengan performa yang meyakinkan setelah melewati perempat final yang sengit.
Prancis Les Bleus menjadi tim pertama yang mengamankan tempat di semifinal. Skuad asuhan Didier Deschamps tampil solid dan efisien saat menyingkirkan wakil kejutan, Maroko, dengan skor meyakinkan 2-0. Kombinasi serangan tajam dan pertahanan rapat kembali menjadi senjata utama mereka.
Spanyol: La Furia Roja harus bekerja ekstra keras untuk menyusul Prancis. Melawan Belgia yang penuh ambisi, kedalaman taktik dan penguasaan bola Spanyol sukses meredam perlawanan Setan Merah dengan kemenangan tipis 2-1.
Di level ini, dominasi bola tidak menjamin kemenangan. Tim yang paling klinis memanfaatkan peluang sekecil apa pun akan menjadi pihak yang tertawa di akhir laga. Mampukah Prancis membalaskan dendam mereka, atau akankah Spanyol kembali menjadi batu sandungan bagi Les Bleus?.(int)

