MAMASA, BKM — PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Bakaru melaksanakan audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Mamasa di Kantor Bupati Mamasa dalam rangka membahas rencana pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) Tahun 2026 pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Mamasa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara PLN Nusantara Power dengan pemerintah daerah guna mendukung keberhasilan pelaksanaan OMC sebagai langkah strategis dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan Sulawesi.
Audiensi tersebut turut dihadiri perwakilan BMKG Sulawesi Barat, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, serta berbagai stakeholder yang akan terlibat dalam mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca.
Kolaborasi lintas instansi ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan OMC berjalan secara terkoordinasi, aman, serta memperhatikan aspek teknis, sosial, dan lingkungan.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mamasa menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sebagai salah satu upaya menjaga keberlangsungan pasokan listrik di Sistem Sulawesi.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan yang tetap mengedepankan kepentingan masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta memperhatikan kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Mamasa secara menyeluruh.
Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, S.E., M.M., menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Mamasa mendukung penuh pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.
Namun demikian, pelaksanaan kegiatan diharapkan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat serta kelestarian lingkungan.
”Pemerintah Kabupaten Mamasa memberikan ruang dan dukungan terhadap proses penyediaan energi melalui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca. Namun kami berharap pelaksanaannya tetap mengedepankan kepentingan masyarakat, tidak meninggalkan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan, tidak merusak fasilitas maupun sarana yang telah ada, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan. Penanganan juga jangan hanya berfokus di wilayah Sumarorong, tetapi harus melihat Daerah Aliran Sungai Mamasa secara menyeluruh, mulai dari kawasan hulu hingga hilir, sehingga manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ujar Welem Sambolangi.
Sejalan hasil pembahasan, disepakati penanganan terhadap berbagai dampak yang mungkin timbul selama pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca akan ditindaklanjuti pihak pelaksana bersama PLN Nusantara Power UP Bakaru berdasarkan hasil kajian teknis serta perkembangan kondisi di lapangan.
Pada kesempatan sama, PLN Nusantara Power UP Bakaru menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan daerah melalui pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sesuai ketentuan yang berlaku di PLN Nusantara Power.
Manager PLN Nusantara Power UP Bakaru, Yan Suprayogi, menyampaikan, keberhasilan Operasi Modifikasi Cuaca tidak hanya diukur dari keberhasilannya dalam mendukung keandalan pembangkitan. Tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat sekitar.
”Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Mamasa beserta seluruh stakeholder terhadap pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca. PLN Nusantara Power UP Bakaru berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Identifikasi akan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Mamasa menjadi salah satu program jangka panjang, sehingga program TJSL yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan potensi lokal, serta peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan. Kami ingin kehadiran PLN Nusantara Power tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga menjadi mitra pembangunan bagi Kabupaten Mamasa,” ujar Yan Suprayogi.
Melalui sinergi yang kuat antara PLN Nusantara Power UP Bakaru, Pemerintah Kabupaten Mamasa, BMKG Sulawesi Barat, BBWS Pompengan Jeneberang, serta berbagai stakeholder terkait, diharapkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca Tahun 2026 dapat berjalan lancar, memberikan manfaat optimal terhadap pengelolaan sumber daya air, menjaga keandalan pasokan listrik Sistem Sulawesi, serta menghadirkan nilai tambah bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mamasa. (mir)
