Site icon Berita Kota Makassar

Sekkab Hadiri Raker UKPBJ Sulsel

SIDRAP, BKM — Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sidrap, Andi Rahmat Saleh menghadiri sosialisasi dan rapat kerja Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) se-Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (23/7).

Kegiatan yang diselenggarakan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan tersebut mengusung tema “Transformasi Digital Pengadaan yang Inklusif dalam Mewujudkan Demokrasi Ekonomi Lokal.”

Sekkab didampingi Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Kabag PBJ) Musafir Tajuddin serta sejumlah pejabat teknis yang menangani pengelolaan pengadaan secara elektronik. Turut hadir Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sidrap, Herwin.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penayangan pengarahan strategis Gubernur Sulawesi Selatan yang menekankan pentingnya peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) serta penguatan partisipasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pengadaan pemerintah.

Dalam kegiatan itu, peserta juga menerima pemaparan dari Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital sekaligus Direktur Pasar Digital Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mengenai penguatan belanja melalui metode e-purchasing pada platform marketplace pemerintah.
Selain itu, Biro PBJ Provinsi Sulawesi Selatan memperkenalkan inovasi aplikasi pengadaan lokal BajuBodo sebagai salah satu upaya mengoptimalkan potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi berbasis potensi lokal.

Kehadiran Sekkab bersama jajaran UKPBJ Kabupaten Sidrap dalam kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung percepatan digitalisasi pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel, inklusif, serta mendorong pemberdayaan UMKM lokal.

Melalui penerapan e-purchasing dan optimalisasi sistem pengadaan digital, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan efisien. (ady/C)

Exit mobile version