MAKALE, BKM — Puluhan Perawat dan bidan berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) RS Lakipadada Makale kembali menggelar unjuk rasa ke DPRD Tana Toraja, Sabtu 10/2). Di DPRD, massa diterima Wakil Ketua DPRD Kendek Rante bersama tim penerima aspirasi.Didahapan anggota dewan, para perawat dan bidan mengaku kecewa kepada manajemen RSUD karena tidak memberikan insentif tahun 2017 lalu.
Massa juga menyampaikan dua hal yakni meminta dibayarkan insentif tahun 2017 dan mendesak manajenen dan bupati menganulir 11 tenaga senior yang dimutasi ke Puskesmas.
Wakil Ketua DPRD Tator Kendek Rante kepada BKM, Senin (12/2) mengatakan Direktur RS Lakipadada dr Safari Mangopo telah dilayangkan panggilan Sabtu lalu untuk menjelaskan masalah perawat dan bidan yang tidak terima insentif dan mutasi tenaga senior.
Namun sayang, Dirut tidak memenuhi panggilan hingga membuat ASN kecewa dan para anggota dewan pun dibuat geram. ”Kami akan panggil ulang Dirut RSUD,” jelas Kendek.
Terpisah Dirut RS Lakipadada dr Safari Mangopo saat dikonfirmasi BKM mengaku dirinya tidak sempat menghadiri undangan dewan karena sedang dinas di luar kota. (gus/C).
Dirut Mangkir, ASN-Dewan Kecewa
×

