pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kampung KB Bilibili Jadi Lokus Studi Komparatif dan Evaluatif BKKBN se Indonesia

GOWA, BKM — Puluhan perwakilan lembaga Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia melakukan studi komparatif dan studi evaluatif di Kabupaten Gowa.
Sasaran kunjungan rombongan yang dipimpin langsung Direktur Perencanaan Pengendalian Penduduk Direktorat Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana BKKBN Pusat, Benyamin Benu ini adalah Kampung KB Desa Bilibili yang terletak di Dusun Sarite’ne, Desa Bilibili, Kecamatan Bontomarannu, Gowa.
Kunjungan yang berlangsung Rabu (21/2/2018) pukul 09.30 Wita itu disambut hangat Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa, Muchlis bersama Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gowa, Sofyan Daud, Kadis Kesehatan Gowa, dr Hasanuddin, Sekdis Pertanian dan Hortikultura Gowa, Sugeng, Camat Bontomarannu, Muh Sabir serta Kades Bilibili, Irwan Hana, para lurah dan kades se Bontomaranu dan jajaran PLKB se kabupaten Gowa.
Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Gowa, Sofyan Daud mengatakan, Kampung KB Biring Je’ne, yang terletak di Dusun Sarite’ne, Desa Bilibili ini sangat berbangga karena menjadi lokus kunjungan studi bagi insan-insan BKKBN (sekarang bernama Pengendalian Penduduk dan KB) secara nasional.
Sekkab Gowa, Muchlis mengatakan, Kampung KB Bilibili adalah salah satu dari 18 kampung KB yang ada di Gowa dan diharapkan bisa jadi centre of excellenge.
Dikatakan Muchlis, program Kampung KB ini merupakan sinergi berbagai stake holder termasuk pertanian hortikultura dengan disebarnya bibit tanaman yang dikembangkan warga di Kampung KB tersebut, termasuk mengembangkan budidaya ikan air tawar.
“Sekarang perkembangan yang kami nikmati adalah tumbuhnya animo masyarakat utk membangun rumah data sehingga ada perencanaan matang untuk pengembangan ke depan. Kita sadar bahwa program yang digencarkan dari atas itu kerap tidak akan langgeng. Beda jika sebuah program memang dimotori dari bawah. Ada kemandirian warga didalamnya sehingga mampu berbuat untuk daerahnya,” terang Sekkab.
Sisi manfaat dari berdirinya Kampung KB ini di Bilibili, karena warga sudah mampu mengenali potensi daerahnya.
“Mereka sudah starting awal apalagi perbankan sudah kucurkan bantuan ban dan pelampung untuk wisata air sungai yang dilakukan di kampung ini,” tambah Muchlis.
Sementara itu, Direktur Perencanaan Pengendalian Penduduk Direktorat Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Nasional, Benny Benu (sapaan akrab Benyamin Benu), kunjungannya bersama rombongan peserta studi komparatif dan evaluatif tingkat nasional ini memang sengaja menjadikan Kampung KB Bilibili ini sebagai lokus.
“Keberadaan kami di Sulsel ini dalam rangka konsultasi bidang pengendalian penduduk di Makassar khususnya terkait Kampung KB di Sulsel dan salah satu lokus kami yang kami anggap bisa dijadikan contoh adalah Kampung KB Bilibili di Gowa ini,” kata Benny Benu sembari mengatakan peserta konsultasi bidang ini meliputi 4 direktur dan 8 sub direktur dati BKKBN pusat yang disertai beberapa kepala bidang dan kepala seksi provinsi se Indonesia.
Dijelaskan Benny Benu, studi komparatif yang dilakukan dimaksudkan untuk mempelajari apa yang terjadi di Kampung KB sedang  studi evaluatifnya menjadi studi evaluasi yang bisa dijadikan perbandingan atau komparasi terhadap pelaksanaan Kampung KB di provinsi masing-masing.
“Kampung KB Bilibili ini akan kami jadikan contoh di Indonesia. Apalagi yang hadir di lokasi ini adalah berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kami ingin dan perkenankan kami semua mempelajari dan mengadopsi apa yang diterapkan di Kampung KB Bilibili ini,” tandas Benny.
Benny Benu juga memuji rumah data yang dikelola di Kampung KB Bilibili.
Sementara itu, dalam eksposenya dihadapan para perwakilan peserta studi, Kades Bilibili, Irwan Hana membeberkan bagaimana cara dia mampu menyulap kekumuhan Dusun Sarite’ne tersebut menjadi satu Kampung KB yang apik.
“Membentuk kampung KB ini tifak bisa secara instan tapi betul-betul memberikan pendekatan kepada warga agar mampu mengubah mindset berpikir sehingga bisa mengolah potensi dusunnya menjadi kampung yang potensial. Di Sarite’ne ini banyak pengangguran bahkan tingkat kekerasan dalam rumahtangga sangat dominan. Mata pencaharian kaum perempuan di sini adalah buruh batu kali,” beber Irwan.
“Karena itu kampung ini sangat kumuh. Tapi setelah kita dekati warga dan berikan pemahaman tentang potensi dusunnya akhirnya warga bisa mengubah pola pikirnya. Sekarang budaya gotong royong di sini cukup menyentuh dan inilah hasilnya sekarang,” jelas Irwan Hana.
Sebelum peninjauan ke kawasan Kampung KB dan kelompok-kelompok binaan, Benny Benu didampingi Muchlis meresmikan rumah Data Kampung KB Biring Je’ne Bilibili. (saribulan)



×


Kampung KB Bilibili Jadi Lokus Studi Komparatif dan Evaluatif BKKBN se Indonesia

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar