MAKALE, BKM–Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae didampingi Kadis PUPR, Y. D Pamara dan Kepala BPBD Alfian Andi Lolo, Camat Sangalla Utara Simbong Rante Allo, serta Kabag Humas Joni Kamben, Kamis (8/3) meninjau cekdam lokasi banjir bandang di Bonda Tumbangdatu Sangalla Utara.
Banjir bandang yang terjadi Senin (6/3), mengakibatkan petani menderita kerugian materil kurang lebih Rp200 juta karena sapu bersih padi petani siap panen sekitar 15 hektare.
Kerugian petani membuat gelisah Bupati Nicodemus Biringkanae. Solusi dan langkah cepat ditempuh perintahkan Dinas PUPR dan BPBD dengan mengambil langkah darurat bencana untuk mengembalikan aktivitas masyarakat seperti sebelumnya. Nicodemus menegaskan, masyarakat dan petani yang tertimpa musibah agar tetap bersabar.
Kadis PUPR Pamara menimpali, cekdam dibangun tahun 2017 lalu dengan anggaran Rp1 miliar. Saat terjadi banjir bandang bukan fisik cekdam yang rusak dan roboh, melainkan pematang sawah petani yang jebol karena tidak mampu tahan debit air. (agus)

