MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) berharap bisa mengakhiri tugasnya dengan baik, tenang, dan damai. Seperti saat Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VI (Lantamal VI) Makassar, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Yusup mengakhiri tugas.
Menurutnya, semua jabatan akan berakhir. Orang Bugis-Makassar bilang jabatan itu daki-daki.
“Mengakhiri jabatan yang baik itu dengan damai dan tenang dan saya yakin ini terjadi di Danlantamal. Saya ikut merasakan kebahagian ini, kami juga ingin berakhir seperti pak yusup,” kata Syahrul YL saat menghadiri ramah tamah serah terima jabatan (Sertijab) di Aula Hasanuddi Dermaga Layang Mako Lantamal VI, Senin (19/3).
Sertijab diserahterimakan dari Laksamana Pertama (Laksma) TNI Yusup kepada Kolonel Laut (P) Dwi Sulaksono.
Syahrul melanjutkan, kata damai dan tenang itu penting karena merupakan arti sesungguhnya dari pembangunan. Dan menurut SYL itu harus dimulai oleh negara dari pejabat pemerintah dan TNI-Kepolisian.
Kedamaian dan ketenangan serta keteraturan hadir karena peranan dari TNI Angkatan Laut bersama semua unsur secara holistik dan sesuai peranan yang ada.
Bukan hanya bidang pertahanan dan keamanan saja, peranan dari TNI-Kepolisian di Sulsel tetapi mendukung dalam berbagai aspek dan bidang, terutama di pertanian dan peternakan. SYL mengatakan, Sertijab merupakan bagian untuk menyempurnakan tanggung jawab sebagai Danlantamal, baik itu pejabat lama dan pejabat baru.
Ia menyampaikan bahwa jabatan memang hanya bersifat titipan dan sementara, dan jabatan terbaik adalah yang diakhiri dengan damai dan tenang.
Selama menjabat gubernur, SYL dikawal tujuh Danlantamal dan lima Pangdam.
Laksamana TNI Yusup memiliki kesan tersendiri bertugas di Sulsel. Menurutnya, selama ini TNI AL dan dirinya sebagai pemimpin selalu dilibatkan dalam berbagai program Pemerintah Sulsel.
“Kami diajak kunjungan kerja ke daerah-daerah mendampingi Pak Gubernur,” sebut Yusup.
Ia juga mengatakan Sulsel sangat dinamis sehingga menjadi tantangan bagi seorang perjabat yang bertugas sebagai Danlantamal.
“Sulsel ini candradimuka TNI-Polri, apabila sudah lulus disini, keyakinan Pak Gubernur, dinas dimanapun tidak ada hambatan,” ujarnya.
Danlantamal bersama Forkopimda Sulsel selama ini menjalin hubungan baik sehingga semua permasalahan di daerah dapat diselesaika.
Yang akan dikenang dari Sulsel adalah makanan tradisionalnya seperti coto, konro dan pallubasa.
“Terima kasih telah diberikan kesempatan mengabdi di Sulsel, kami menyampaikan mohon maaf atas kesalahan didalamnya, kami izin pamit kembali ke Jakarta,” ucapnya.
Pejabat Danlantamal VI yang baru Kolonel Laut (P) Dwi Sulaksono, juga meminta bimbingan Gubernur Sulsel selama menjalankan tugas.
“Kami berharap mendapat bimbingan dari Bapak Gubernur Syahrul Yasin Limpo, kami bangga melaksanakan tugas disini,” harapnya.(rhm)
SYL Ingin Akhiri Tugas Dengan Tenang
×

