MAKASSAR, BKM — LPM Penalaran UNM kembali melaksanakan salah satu tahapan dalam perekrutan anggota barunya, yakni Pelatihan Metodologi Penelitian (PMP). Kegiatan ini resmi di buka pada Jumat (23/3/2018) di Aula STIE Amkop Makassar.
Acara Pembukaan PMP dihadiri oleh Pembantu Rektor III Prof. Drs. H. Arifuddin Usman, M.Kes., Alumni LPM Penalaran UNM, Pengurus Harian LPM Penalaran UNM, BEM dan Maperwa UNM, serta 101 peserta PMP yang telah lolos dalam tahapan seleksi, yang berasal dari setiap fakultas di UNM.
Secara teknis, kegiatan Pelatihan Metodologi Penelitian ini akan berlangsung selama tiga hari kedepan.
Selama kegiatan ini berlangsung peserta akan diberikan materi terkait dengan metodologi penelitian.
Adapun pemateri pada kegiatan Pelatihan Metodologi Penelitian ini berasal dari dosen UNM dan alumni LPM Penalaran UNM yang kompeten dalam bidang penelitian.
Selain menerima materi, peserta juga akan diarahkan untuk menyusun TOR (Term Of Reference) secara berkelompok, dan diseminar proposalkan pada tanggal 31 Maret 2018.
Pembantu Rektor III UNM, Prof Arifuddin. Prof Arifuddin begitu mengapresiasi, ia mengatakan jika kegiatan ini tentu sangat baik untuk perkembangan intelektual mahasiswa.
“Dengan penelitian kita bisa melihat dunia ini secara luas. Ketika kita lihat maka manfaatnya sangat besar. Penelitian itu sangat penting untuk melihat kecerdasan dan intelektual mahasiswa,” ujar Prof Arifuddin.
Prof Arifuddin juga berharap bahwa melalui PMP ini, bisa memberikan suatu dampak positif dan kontributif dalam hal memberikan pemahaman kepada mahasiswa yang saat ini akan dibekali pemahaman tentang penelitian.
Sehingga mereka nantinya mampu memilih metode apa yang akan digunakan, apakah menggunakan pendekatan kuantitatif ataupun kualitatif.
Ketua panitia PMP, Wahyuddin dalam sambutannya mengatakan jika PMP merupakan wadah pertama bagi para peserta untuk mengenal penelitian sebelum bergabung di LPM penalaran UNM.
Ia berharap para peserta nantinya bisa berkontribusi aktif dalam kehidupan melalui hasil-hasil penelitian yang dilakukan.
Ketua LPM Penalaran UNM, Agusman mengatakan PMP merupakan suatu hal yang penting karena pada tahap ini para peserta akan diberi nutrisi tentang bagaimana langkah-langkah dalam melakukan penelitian.
“Saya berharap agar teman-teman yang hadir di sini adalah orang-orang yang akan membanggakan lembaga LPM Penalaran UNM secara khusus dan Universitas Negeri Makassar secara umum,” katanya. (nugroho)

