JENEPONTO, BKM — Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Jeneponto. Kebakaran kali ini menghanguskan dua unit rumah kakak beradik di kampung Kallongerasa Desa Turatea Timur Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto, Minggu (4/10)
Kebakaran berawal dari rumah Angga bin Rusli Tawang, saat memasak air untuk menyeduh mie instan. Namun secara tiba-tiba tabung gas yang digunakan memasak air meledak hingga mengakibatkan api dengan cepat merambat ke rumah saudaranya Abd Karim Daeng Rala. Kadis Tataruang dan Damkar H Natsir R Djoha saat ditemui di lokasi kejadin mengatakan kerugian ditaksir sekitar Rp 750 juta.
H Natsir menambahkan rumah tersebut hanya dihuni dua orang kakak beradik sementara orang tua mereka Abd Karim sedang berada di Makassar untuk sebuah urusan.
Natsir menolak dijadikan kambing hitam karena mobil pemadam kebakaran terlambat tiba di lokasi kejadian. ”Prosedurnya memang sudah jelas dan waktu tempuh sudah tepat. Kalau saya punya mau begitu ada api membakar rumah terlihat mobil pemadam sudah ada disitu tapi tidak demikian,” ujarnya.
Kades Turatea Timur Wawan Daeng Makka mengakui api berasal dari ledakan kompor tabung gas 3 kg dan meluluhlantakkan dua unit rumah kakak beradik yang ditinggal pergi penghuninya Abd Karim ke Makssar.
”Tapi patut kita beryukur karena tidak ada korban jiwa,” jelas Kades.
Kapolsek Tamalatea AKP (Pol) Deni mengatakan penyebab kebakaran diduga berasal dari ledakan kompor gas 3 kg. Meski demikian pihaknya tetap melakukan penyidikan,” jelas AKP Deni (krk/C)

