pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tolak Dicat P2WKSS, Warga Bakar Rumah

BARRU, BKM — Seorang warga Kampung To’e, Desa Siddo, Kecamatan Soppeng, Kabupaten Barru bernama Bungatang (32) berbuat nekat. Dia membakar rumahnya sendiri, Senin (5/10) sekitar pukul 16.30 Wita.
Akibat perbuatannya, Bungatang mengalami luka bakar di bagian lengan. Tindakan tersebut dilakukan diduga karena Bungatang mengalami depresi. Ia tak terima tim lomba P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera) mengecat rumahnya.
Beruntung seorang anaknya yang masih duduk di bangku SD menyelamatkan diri, saat menyaksikan ibu kandungnya membakar rumah hingga rata dengan api. Luka bakar pada bagian lengan korban akibat terkena percikan api dari kompor gas yang ikut meledak saat peristiwa itu terjadi.
Awalnya korban sudah beberapa kali menolak keinginan tim P2W-KSS yang hendak mengecat rumahnya. Namun pada saat Bungatang menghadiri hajatan pengantin keluarganya, tim P2WKSS langsung melakukan pengecatan.
Saat kembali, korban mendapati rumahnya sudah berubah warna. Bukannya gembira dan berterima kasih, Bungatang malah tidak menerima rumahnya dicat.
Dia pun menunjukkan amarahnya dengan mengeluarkan sebagian barangnya, lalu mengunci diri di dalam rumah. Selanjutnya ia mengambil minyak tanah dan membakar rumah yang selama ini ditempatinya.
Rumah korban sendiri dicat pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), karena merupakan tanggungjawab SKPD tersebut dalam rangka lomba P2WKSS tingkat Provinsi Sulsel. Untuk Kabupaten Barru, lomba ini diwakili Desa Siddo.
Hal ini diakui Kasubag Tata Usaha Satpol PP Pemkab Barru Muhammad Tahir. Ketika dihubungi, kemarin Tahir menyatakan pihaknya mendapatkan tanggung jawab dalam lomba ini untuk membenahi rumah warga yang belum tertata.
”Rumah korban bernomor 85 dicat oleh Satpol PP, setelah sebelumnya berkoordinasi dengan tim lomba P2WKSS dan Kepala Desa Siddo. Karena ada sinyal dari kades dan tim yang menyatakan cat saja dan tidak akan ada masalah, kami pun melakukan pengecatan hingga rampung pada Sabtu sore. Kita menerima informasi belakangan bahwa rumah itu dibakar pemiliknya, karena tidak terima rumahnya dicat,” jelas Tahir.
Kapolsek Soppeng Riaja AKP Tanri Abeng yang dikonfirmasi secara terpisah, membenarkan adanya peristiwa ini. Korban yang diduga membakar sendiri rumahnya saat ini tengah menjalani perawatan di Puskesmas Mangkoso. Sebelumnya, Bungatang pernah masuk rumah sakit karena mengalami gangguan kesehatan.
“Korban mengalami luka bakar di bagian lengan. Akibat peristiwa ini, Bungatang menderita kerugian sekitar Rp10 juta karena rumahnya hangus terbakar,” jelas AKP Tanri Abeng. (udi/rus/b)



×


Tolak Dicat P2WKSS, Warga Bakar Rumah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar