ENREKANG, BKM — Sebanyak enam orang perwakilan siswa siswi SMAN 1 Maiwa mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Enrekang, Rabu (7/10). Kedatangan mereka untuk menyampaikan penolakan terhadap Kepala SMAN 1 Anggeraja Mustafa yang dimutasi menjadi Kepala SMAN 1 Maiwa.
Pelantikan mutasi vertikal ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Senin (6/10). Mustafa menggantikan Usain yang belum cukup satu bulan menjabat di SMAN 1 Maiwa.
Informasi yang berkembang di Marongin, bahwa Kepala SMA 1 Anggeraja dipindahkan ke SMAN 1 Maiwa karena bermasalah terkait dugaan pungutan liar kepada siswanya di SMAN 1 Anggeraja.
“Kami datang mempertanyakan kepada Kepala Dinas Pendidikan, kenapa kepala sekolah bermasalah yang dibawa ke SMAN 1 Maiwa,” kata salah seorang siswa.
Kepala Dinas Pendikan Enrekang Jumurdin, mengatakan kedatangan siswa tersebut karena menolak Mustafa menjadi Kepala SMAN 1 Anggeraja. Mereka protes karena menganggap Mustafa tidak bisa harapkan. Sebaliknya, justru dikhawatirkan tidak bisa mengurusi sekolah.
”Alasannya, Pak Mustafa diinformasikan dan bahkan telah dipanggil di DPRD akibat dugaan pungutan liar di sekolah,” ujar Jumurdin. (her/rus/c)
Siswa SMAN 1 Maroangin Tolak Kepsek Baru
×

