MAKASSAR, BKM — Pembangunan kawasan baru CitraLand City Losari Makassar akan segera dimulai. CitraLand City Losari merupakan bagian dari megaproyek Center Point of Indonesia (CPI) yang digagas Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. Tiga kontraktor asing bersaing mengerjakan lahan reklamasi seluas 157 hektare di kawasan ini. Ketiga kontraktor itu adalah China Harbor (China), Boskalis (Belanda), dan Dredging International dari Belgia.
Managing Director Ciputra Group, Harun Hajadi, mengatakan, awal Desember nanti ketiga kontraktor ini akan memasukkan penawaran finalnya dan diharapkan Januari 2016, JO Ciputra Yasmin sudah menentukan pemenang tender reklamasi laut dalam. ”Penentuan pemenang akan dievaluasi berdasarkan metodologi kerja, design engineering, dan harga,” kata Harun saat konferensi pers di Hotel Aryaduta Makassar, Sabtu (10/10).
Harun menambahkan, total biaya pengembangan CitraLand City Losari Makassar tahap pertama ini diperkirakan akan menelan investasi Rp2,5 triliun untuk areal 100 hektare. Selanjutnya tahap kedua seluas 57 hektare baru akan direklamasi setelah tahap pertama rampung.
Director Ciputra Group, Nanik J Santoso yang ikut hadir dalam konferensi pers itu menambahkan, proses reklamasi dan pembangunan CPI tidak membatasi akses publik, termasuk nelayan. Pihaknya bahkan akan memberi akses seluas-luasnya kepada publik.
Untuk jalur nelayan menuju TPI Rajawali, JO Ciputra Yasmin sudah memperlebar jalur yang sebelumnya hanya tiga meter menjadi 30 meter. ”Jalur yang dangkal menghalangi nelayan untuk melintas jika air surut. Sekarang diperdalam sehingga nelayan bisa melaut kapan saja,” kata Nanik.
Menurut dia, perbaikan jalur dan akses nelayan itu dilakukan sebelum pengerjaan reklamasi dilakukan. “Ini merupakan bagian dari komitmen kami terhadap nelayan daan masyarakat sekitar,” katanya lagi. (*mir)
Kontraktor Asing Tangani Reklamasi CitraLand City Losari
×

