GOWA, BKM — Jelang bulan Ramadan yang jatuh pada Mei ini, Pemkab Gowa menjamin stok seluruh kebutuhan pokok di Gowa, aman. Klaim itu dipertegas pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdastri) Kabupaten Gowa.
Kadis Perdastri Gowa, Andi Sura Suaib kepada media, Kamis (19/4/2018) siang mengatakan, ketersedian stok berbagai jenis kebutuhan pokok jelang bulan puasa nanti tidak ada masalah.
“Saya jamin stok kebutuhan pokok jelang ramadan ini aman,” kata Andi Sura.
Selain mengklaim ketersediaan kebutuhan pokok, Andi Sura juga menjamin harga pasar tidak melonjak.
“Hingga saat ini, kami belum menerima laporan soal adanya kenaikan harga dari berbagai jenis sembako. Tapi kita tidak bisa pungkiri kenaikan harga itu pastilah ada, namun kita tidak bisa pastikan seberapa persen naiknya oleh pedagang,” kata Andi Sura.
Dikatakan Andi Sura, terkait kenaikan harga dinilainya wajar untuk setiap momen besar. Jangankan musim Ramadan atau lebaran, saat kenaikan gaji pegawai saja, harga kebutuhan pokok juga naik.
“Biasanya kenaikan itu terjadi satu atau dua pekan menjelang masuknya bulan suci Ramadan,” katanya.
Meski demikian kata Andi Sura, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga, pihaknya akan membentuk tim yang akan bertugas memantau harga-harga kebutuhan pokok di pasaran seperti beras, ayam pedaging, daging, ikan, telur, bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, cabai dan lainnya. Pembentukan tim ini bertujuan untuk memastikan kalaupun ada kenaikan harga, besarannya masih dalam tahap kewajaran.
” Rabu pekan depan tim sudah turun memantau. Tahun lalu kebutuhan sembako naik 15 persen, saat ini kami belum tahu kalau belum melakukan pemantauan,” tambahnya.
Ditanya kemungkinan adanya upaya penimbunan barang bisa dilakukan pedagang, menurutnya untuk pengawasannya itu adalah kewenangan Dispeedastri Sulsel. Namun pihaknya akan tetap proaktif melaporkan ke Disperdastri Sulsel dan pohak kepolisian jika ditemukan adanya pedagang ataupun distributor sengaja melakukan penimbunan barang. (saribulan)

