MAROS, BKM — Pemerintah Kabupaten Maros menurunkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tahun 2016. Alsannya, karena target tahun sebelumnya tidak dapat dicapai.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Maros, HA Patarai Amir membenarkan penurunan target PAD Maros. Dia menjelaskan, tahun sebelumnya, beberapa SKPD mengaku kesulitan dengan tingginya target PAD. Adapun SKPD yang mengelola PAD, yakni Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan dan Dinas Perhubungan.
“Memang ada yang turun (PAD-nya, red). Namun turunnya tidak terlalu banyak, hanya 10-20 persen. Pengelola pajak-kan SKPD, jangan sampai kita bebankan target terlalu tinggi dan mereka tidak bisa capai itu,” jelas Patarai usai menghadiri paripurna penyerahan Rancangan Aanggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Pokok tahun 2016, Selasa (13/10).
Penjabat Bupati Maros, Andi Herry Iskandar di tempat terpisah menambahkan, tahun 2016 pihaknya menargetkan total PAD encapai Rp190 miliar. Rinciannya, pajak daerah Rp68 miiliar, retribusi Rp61 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah Rp6,5 miliar, dan pendapatan lain-lain mencapai Rp54 miliar.
“Kami optimis bisa capai itu, SKPD yang jadi andalan tentu sektor pariwisata, dan juga yang cukup banyak menyumbang PAD adalah RSUD Salewangang,” papar Herry.
Mantan Wakil Wali Kota Makassar ini juga sebelumnya meminta kepada DPRD Maros untuk mempercepat penetapan APBD, minimal awal November. Herry menuturkan, jika daerah cepat menetapkan APBD, maka Pemkab Maros akan mendapatkan reward berupa penambahan anggaran. (ari-ril/c)
Target PAD Diturunkan 20 Persen
×

