SOPPENG, BKM–Ratusan nelayan penggguna alat tangkap ikan tradisional mendatangi kantor DPRD Kabupaten Soppeng, Rabu (2/5). Mereka menuntut agar diberikan solusi terkait kurangnya hasil tangkapan Ikan dalam kurung waktu setahun.
Juru bicara nelayan, Ali mengatakan, sudah lebih dari setahun para nelayan yang ada di Kecamatan Marioriawa menderita karena hilangnya Ikan di danau Tempe pasca adanya kegiatan pengerutan di Danau Tempe.
“Kami tidak menghalangi proyek di Danau Tempe, kami hanya datang ke DPRD untuk menyampaikan, aspirasi kami dan meminta solusi bagaimana proyek pembuatan pulau di Danau Tempe tetap bisa berjalan dan masyarakat,” kata Ali.
Sementara Itu, Rijal Koordinator aksi mengatakan, hilangnya Ikan di danau akibat limbah yang ada di danau.
Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Soppeng A.Aswan Said meminta kepada masyarakat nelayan untuk tetap bersabar karena setiap Proyek pasti ada dampak negatifnya. (sartono)

