MAKASSAR, BKM–Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel Dr Iqbal Latif gagal menjadi komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel. Iqbal yang dimintai tanggapannya mengaku tak mempersoalkan sebab kewenangan itu berada di tim bawaslu RI. “Tak masalah. itu kewenangan dari bawaslu RI,”ujar akademisi Unhas ini.
Adapun tujuh orang yang terpilih sebagai komisioner Bawaslu Sulsel rencana akan dilantik hari ini, Rabu (9/5) di Bawaslu RI. Mereka pun diharapkan bisa menjalankan tugas dengan baik dan mengoptimalkan pengawasan.
Salah seorang komisioner bawaslu, Fatmawati mengatakan adanya penambahan komisioner akan lebih memudahkan dan meringankan kinerja. Tentu hal ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi kinerja bawaslu kedepannya. “Apalagi kedepannya ini ada pilkada dan juga pilpres, penambahan jumlah komisioner tentu akan lebih meringankan kinerja,” kata Fatma.
Fatmawati pun berharap, anggota Bawaslu yang terpilih bisa solid dalam menjalankan tugas. “Semoga bisa menjaga soliditas dan mengoptimalkan pengawasan,” tambahnya.
Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi yang juga kembali terpilih mengatakan jika pemilihan ini berdasarkan keputusan dari Bawaslu RI. Ia yakin jika Bawaslu RI telah melihat kapasitas dari para komisioner baru yang terpilih, sehingga pihak Bawaslu RI memilih ketujuhnya. Laode pun berharap jika komisioner yang baru ini bisa mengemban amanah sebaik mungkin. Melakukan fungsi pengawasan dengan maksimal.
Komisioner Bawaslu Sulsel yang terpilih kembali lainnya, Azry Yusuf menambahkan bila dirinya tentu bersyukur. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan. Ia pun ben berharap jika kinerja Bawaslu nantinya bisa semakin bagus. “Alhamdulillah, kita berharap bisa semakin bagus kinerjanya. Karena kita sudah bertambah jumlahnya, saya pun berharap bisa semakin naksimal,” katanya. (nug/rif/c)
Ketua KPU Sulsel Gagal Jadi Komisioner Bawaslu
×

