MAROS, BKM — Penjabat Gubernur Sulsel, Sumarsono melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Maros, Selasa (8/5). Kunjungan ini merupakan yang pertama ke daerah-daerah di Sulsel sejak Sumarsono menjabat sebagai penjabat gubernur Sulsel.
Kunker Sumarsono diawali dengan apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Maros yang dipimpin langsung Sumarsono. Dalam sambutannya, penjabat gubernur Sulsel yang akrab disapa Sony ini kembali mengingatkan tentang netralitas ASN dalam pesta demokrasi di Sulsel.
”ASN boleh tidak netral jika sudah di dalam tempat pemungutan suara untuk mencoblos. Tapi di luar itu tidak boleh memihak salah satu paslon. Pilihan boleh berbeda asal jangan ditunjukkan. Nanti di dalam bilik suara baru ditunjukkan dengan memilih salah satu paslon,” bebernya.
Ia juga mengatakan, ada empat sanksi yang menanti ASN jika terlibat dalam politik praktis dan menunjukkan dukungan terhadap salah satu paslon. Yakni teguran lisan, teguran tertulis satu, teguran tertulis dua dan pemberhentian sementara.
Selain itu, Sony juga meminta Pemkab Maros bersama-sama dengan pemerintah provinsi membangun persepsi yang sama dengan mendorong iklim demokrasi yang kondusif. ”Pilkada adalah pesta demokrasi, selayaknya pesta maka harus menggembirakan. Jangan menakutkan dan tegang-tegang,” paparnya.
Rombongan penjabat gubernur Sulsel ini disambut langsung Bupati Maros, HM Hatta Rahman beserta jajarannya. Tampak hadir juga mantan Plt Bupati Maros yang juga Asisten I Pemprov Sulsel, Herry Iskandar dan beberapa kepala SKPD. (ari/mir/c)
Kunjungi Maros, Pjs Gubernur Sulsel Ingatkan Netralitas ASN
×

