MAKASSAR, BKM–Jelang Pilgub Sulsel yang masih tersisa sebulan lagi. Cara cara tidak elegan semakin massif dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kali ini serangan kampanye hitam dalam bentuk penyebaran selebaran yang ditujukan ke pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) tersebar di beberapa daerah yang berisi himbauan untuk tidak memilih Prof Andalan.
Dalam selebaran tersebut berisi tudingan fitnah kebohongan yang dialamatkan kepada Nurdin Abdullah. Tim Prof Andalan Haeruddin Nurman mengatakan bahwa diduga bahwa selebaran itu dilakukan lawan. Mereka saat ini berada dalam keadaan panik tingkat tinggi, mereka sudah tidak bisa beradu gagasan, mereka tidak mampu menjual karya mereka.
“Mereka berada pada kondisi panik tingkat tinggi, mereka tidak mampu bertarung ide dan gagasan makanya cara cara tidak fair seperti menyebar selebaran Black Campaign dilakukan untuk menjatuhkan kredibiltas kandidat kami,”ujar Haeruddin Nurman, Jumat, (11/5).
Haerudddin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama sama melawan kampanye hitam karena ini adalah praktek politik yang sangat buruk dan mencederai demokrasi.
“Kami mengajak Masyarakat Sulawesi Selatan melawan Black Campaign karena ini adalah praktek politik yang sangat buruk dan mencederai demokrasi,”jelasnya
Ketua Tim Pemenangan Prof Andalan, Taufik Fachruddin juga meminta seluruh tim pemenangan, tim partai, relawan dan simpatisan untuk dapat melakukan penyisiran dan mengumpulkan selebaran-selebaran tersebut.
“Ini merupakan black campaign yang dilakukan pihak lawan. Ini akan kita kumpulkan untuk menjadi alat bukti, bahwa gerakan kampanye hitam ini merupakan gerakan yang sangat massif dilakukan,” Ungkap Taufik Fachruddin.

