PASANGKAYU, BKM — Nasib naas menimpa Mursyid, Ketua Gusdurian, salah satu organisasi kepemudaan di Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar, pada Minggu malam (20/5). Mobil yang ditumpanginya terguling masuk ke jurang sedalam sepuluh meter, di Desa Lilimori, Kecamatan Bulutaba, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar.
Tergulingnya mobil dengan nomor polisi (nopol) DN 86 MY ini diakibatkan jalan penghubung antara Desa Lilimori dan Desa Karave yang rusak. Bahkan, kerusakan yang sudah berbulan-bulan itu tak juga kunjung diperbaiki. Saat terguling masuk ke jurang, posisi mobil terbalik, yakni bannya berada di atas.
Mursyid saat dihubungi kemarin, mengakui peristiwa naas yang menimpanya. Malam itu, ia bersama salah seorang rekannya sedang dalam perjalanan ke salah satu masjid di Desa Lilimori untuk mengisi ceramah. Namun naas, belum sampai ke tujuan, mobilnya sudah terguling masuk ke jurang. Hujan deras yang mengguyur membuat jarak pandang jadi terganggu. Dimana hanya berkisar dua meter.
Walau kondisi mobil ringsek akibat terguling, beruntung sang penceramah dan seoarang rekannya hanya mengalami luka ringan. Proses evakuasi kendaraan yang berada dalam jurang tersebut memakan waktu lama dan baru bisa dievakuasi setelah kurang lebih 7 jam dengan menggunakan peralatan seadanya.
”Kondisi jalan saat terjadi kecelakaan sedang hujan deras. Sehingga jarak pandang hanya kurang lebih 2 meter. Sementara di lokasi jalan longsor dan tak ada tanda-tanda Sehingga mobil langsung terguling ke dalam jurang,” terang Mursyid.
Sementara Ihsan, salah seorang warga setempat mengaku, kerusakan jalan terjadi sejak Januari atau sebulan setelah selesai dikerjakan. Namun hingga kini belum diperbaiki.
”Kerusakan jalan terjadi sejak Januari atau sebulan setelah selesai dikerjakan. Namun hingga kini belum diperbaiki,” aku Ihsan.
Ihsan pun berharap kepada pemerintah daerah agar segera memperbaiki jalan penghubung antar-desa tersebut. Sehingga aktivitas warga didua desa itu tidak terganggu. (ala/mir/c)
Mobil Penceramah Masuk Jurang
×

