PAREPARE, BKM — Pasar murah Ramadan yang sudah menjadi agenda rutin tahunan TP untuk membantu masyarakat, tahun ini urung dilaksanakan.
Aturan Pilkada yang ketat, membuat TP menahan diri untuk tidak menggelar pasar murah.
“Maafkan ka tahun ini tidak ada pasar murah, karena aturan yang terlalu ketat. Saya tahu itu membantu masyarakat, tapi aturan yang membatasi,” ujar Taufan.
Pasar murah yang digelar TP melalui Yayasan TP Centre yang didirikannya menawarkan paket sembako dan kebutuhan lainnya dengan harga murah jauh di bawah harga pasar. Sembako murah ini yang membantu masyarakat khususnya dari kalangan ekonomi tidak mampu.
“Melo ladde ka (mau sekali, red) pessui zekke ku (keluarkan zakat, red) untuk masyarakat Parepare, namun apa daya aturan yang terlalu ketat. Minta maaf sekali ka masyarakat Parepare,” imbuhnya.
Masyarakat Parepare yang selama ini merasakan pasar murah Ramadan, turut menyayangkan. Nurhayati, warga Jalan Jambu, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, mengaku sembako murah dari pasar murah TP itu kerap membantunya setiap bulan Ramadan. (smr/E)
Pasar Murah Ditiadakan
×

