MAKASSAR, BKM — Pada Juni 2018, Sulsel mengalami inflasi 0,94 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 134,55. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Sulsel, Akmal, Senin (2/7).
Dari lima kota IHK di Sulsel yang terdiri dari Bulukumba, Palopo, Watampone, Parepare, dan Makassar, semuanya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi di Kota Palopo sebesar 1,44 persen dengan IHK 133,43. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Bulukumba sebesar 0,59 persen dengan IHK 140,64.
”Kalau di Makassar sendiri inflasi sebesar 0,91 persen, atau terjadi perubahan indeks harga dari 133,99 persen pada bulan Mei 2018 naik menjadi 135,21 persen pada bulan Juni 2018,” kata Akmal.
Inflasi yang terjadi di Sulsel pada Juni 2018 ini disebabkan naiknya harga pada semua kelompok pengeluaran yang ditunjukkan naiknya indeks harga pada beberapa kelompok.
Kelompok sandang naik 1,95 persen, kelompok bahan makanan naik 1,70 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau naik 1,06 persen, kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan naik 0,55 persen, kelompok kesehatan naik 0,39 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga naik 0,28 persen, dan kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar naik 0,23 persen.
Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Juni 2018 antara lain daging ayam ras, mie, cabai rawit, angkutan udara, baju berkerah, ikan layang, angkutan antarkota, ayam hidup, ikan cakalang, dan asam. Namun tetap ada juga yang mengalami penurunan harga, antara lain cabai merah, beras, telur ayam ras, emas perhiasan, bawang merah, bawang putih, ikan merah, teri, kentang, dan gula pasir.
Sedangkan laju inflasi tahun kalender Juni 2018 Sulsel sebesar 2,48 persen, dan laju inflasi year on year (Juni 2018 terhadap Juni 2017) sebesar 4,14 persen. (nug/mir)
Inflasi di Makassar Capai 0,91 Persen
×

