MAKASSAR, BKM–Kader Partai Golkar yang dikenal memiliki basis dan dukungan dimasyarakat satu demi satu hengkang dan dilaporkan telah bergabung dengan partai lain.
Hingga kini sejumlah pengurus teras Partai Golkar Sulsel memilih mendaftar di partai lain untuk bertarung pada Pemilu legislatif (Pileg) April 2019 mendatang.
Mereka yang hengkang dari partai berlambang pohon beringin rindang yakni Andi Yagkin Padjalangi yang masih tercatat sebagai ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel. Andi Yagkin bakal maju sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) lewat daerah Pemilihan (Dapi) Sulsel II meliputi Kabupaten Bulukumba, Sinjai, Bone, Soppeng, Wajo, Parepare, Barru, Pangkep dan Maros.
Selain Andi Yagkin, nama lainnya yakni mantan Ketua DPD II Golkar Takalar, HM Natsir Ibrahim serta mantan Wakil Bupati Kabupaten Jeneponto Syamsuddin Zaenal. Natsir Ibrahim disebutkan akan maju di DPR RI lewat dapil Sulsel I meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Selayar. Sebelumnya, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo lebih awal hengkang dan bergabung dengan Partai Nasdem sebagai Ketua di DPP. Nama lain kader Golkar yang hengkang yakni Wakil Ketua Partai Golkar Sulsel ini Dr Rahmansyah. Rahmansyah yang masih tercatat sebagai anggota DPRD Sulsel dikabarkan siap hengkang ke Partai Perindo.
Andi Yagkin membenarkan bila dirinya hengkang dan siap maju di DPR RI lewat PDIP dari Dapil Sulsel II. “Saya maju lewat PDIP karena Golkar tidak mengakomodir nama saya maju di Dapil Sulsel II,”ujar Andi Yagkin, Jumat (6/7).
Sementara itu, Rahmansyah yang bernah tercatat sebagai Wakil Ketua DPRD Gowa dua periode mengaku punya hubungan dekat dengan Perindo. Meski belum memastikan maju di partai yang didirikan Hari Tanoe ini, namun Rahmansyah tidak menampik bila dirinya akan maju ke senayan. “Nanti nanti tanggal 17 Juli keputusannya. Tapi saya belum menutup peluang untuk partai politik lain,”ujar Rahmansyah jumat kemarin.
Selain itu sejumlah kader Golkar di daerah juga dipastikan maju di Pileg lewat partai lain seperti Risma Kadir Nyampa yang masih tercatat sebagai anggota Fraksi DPRD Sulsel, Anzar Zainal Bate yang masih tercatat sebagai Ketua DPRD Gowa. Tak hanya itu, sebanyak lima anggota Fraksi Golkar DPRD Gowa juga dipastikan maju tanpa lewat Golkar.
Terkait tidak diakomodirnya sejumlah kader hingga hengkang, mendapat tanggapan dari Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Arfandi Idris. Arfandi menyatakan soal bakal caleg DPR RI itu adalah kewenangan pusat. “Semuanya ditentukan di sana, meski memang yang mengusulkan DPD I,” jelasnya.
Menurut Arfandi, khusus Andi Yaqkin sejak awal sudah berhembus wacana akan pindah partai. Bahkan, adik Ketua Partai Golkar Kabupaten Bone tersebut sudah mempersiapkan berpindah partai politik. “Namun itu adalah keputusannya. Pak Yaqkin adalah kader terbaik. Memperolah posisi suara yang banyak setiap pemilu. Kita juga tidak bisa berbuat banyak karena menjadi pilihan, itu prinsip setiap orang,”ujarnya. (rif)
Kader Golkar yang Hengkang Semakin Bertambah
×

