BARRU, BKM — Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi mengadakan silaturrahmi ke Pesantren DDI Mangkoso, Sabtu (14/7).
TGB sekaligus menghadiri penamatan santri ke 76 dan wisuda sarjana STAI DDI ke 28 di Pesantren Putri DDI di Bululampang, Mangkoso Kecamatan Soppeng Riaja, Barru.
TGB hadir bersama Bupati Barru H Suardi Saleh dan istri drg Hj Hasnah Syam. Disela-sela kehadiran TGB tetap menunjukkan rasa hormatnya kepada senionya sesama alumni Universitas Al Azhar, AGH Faried Wadjedy dengan cara mencium tangan pimpinan Ponpes DDI Mangkoso ini.
Dalam penilaian AGH Faried Wadjedy, H Zainul Majdi ini sebagai tokoh muda Islam lahir pada tahun 1972 dan merupakan seorang doktor dan hafidz jebolan Al-azhar, sehingga dipercaya sebagai Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-azhar Cabang Indonesia (OIIA).
“Kariernya sebagai Gubernur NTB dua periode dijalani dalam usia 35 tahun. Selain diusia muda menjadi birokrat. TGB juga merupakan hafidz dan doktor jebolan Al-Azhar. Apa yang diraih itu sangat luar biasa ,” ujar AGH Faried Wadjedy .
“TGB ini mewarisi kharisma Kakeknya yang juga pendiri Pesantren terkenal di Lombok, Nahdatul Watan namanya, itu (kakeknya) sama halnya dengan AGH Ambo Dalle di sini,” jelasnya.
Gurutta berpendapat, mungkin ada sosok yang menyamai atau mendapatkan karisma yang dengan TGB, tetapi belum tentu mampu berbuat sebagaimana yang dilakukan oleh orang tuanya.
Pembuktian TGB, bukan saja sebagai seorang gubernur, tapi juga ahli tafsir dan ahli bangun. Jadi jangan heran kalau nama TGB ramai diberitakan pihak media, kemudian dikaitkan sebagai salah satu kandidat pendamping Jokowi untuk Cawapres periode mendatang. (udi/C)
TGB Silaturrahmi Kiyai DDI Mangkoso
×

