ENREKANG, BKM — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
Massenrempulu yang dinahkodai dr Muh Yusuf berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dipertengahan tahun hingga dua kali lipat. Capaian PAD terhitung sejak Januari-Juni 2018 mencapai angka 60 persen atau Rp 15 miliar.
Kepala Bagian KTU RSUD Massenrempulu, Hj
Hamaria mengatakan capaian tersebut hingga
memasuki triwulan kedua tahun 2018 setara
dengan PAD tahun sebelumya yang hanya mencapai
30 persen atau Rp 13 miliar.
“Alhamdulillah, memasuki dua triwulan tahun ini
PAD kita mencapai angka 60 persen dengan nilai Rp 15 miliar meningkat dibanding tahun 2017 lalu hanya 30 persen atau Rp 13 miliar,” ujar Hamaria kepada BKM melalui ponselnya, Selasa (31/7).
Sementara Direktur Rumah Sakit Umum Daerah
(RSUD) Massenrempulu, dr Muh Yusuf menargetkan
PAD hingga Rp 20 miliar tahun 2018 ini.
Ia mengatakan untuk mencapai target tersebut,
pihaknya meningkatkan layanan kesehatan termasuk kebersihan RSUD Massenrempulu. “Kita targetkan bisa raih PAD Rp 20 miliar tahun ini dari retribusi layanan kesehatan,”ujarnya.
Wakil Ketua I DPRD Arfan Renggong mengapresiasi kinerja direksi RSUD. ”Kita apresiasi kinerja pihak RS mampu meningkatkan PAD.Seiring dengan dengan peningkatan itu kita harap juga agar pelayanan rumah sakit ditingkatkan dengan maksimal,”harap Arfan dibalik telpon gengamnya.
(her/C)
PAD RSUD Tembus Rp 15 M
×

