MAKASSAR, BKM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memiliki komitmen besar dalam menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan bayi.
Pemprov melalui Bappeda dan Dinas Kesehatan sudah melakukan banyak program terkait bidang ini.
Komitmen Pemprov Sulsel itu disampaikan Kepala Bappeda Sulsel, Jufri Rahman saat membuka pertemuan stakeholders program Jalin USAID di Hotel Swiss Bel Panakkukang Makassar, Kamis (2/8/2018).
Pertemuan ini dihadiri sejumlah komponen terkait seperti Dinas Kesehatan, akademisi, pimpinan rumah sakit, media dan sejumlah pihak lainnya.
Jufri berharap pertemuan stakeholders yang diinisiasi Jalin USAID ini melahirkan beberapa rekomendasi untuk mendukung program penurunan angka kematian ibu melahirkan dan bayi.
“Program USAID ini sangat penting dan efektif membantu pemerintah provinsi Sulsel dan kabupaten dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak,” kata Jufri.
Data Dinas Kesehatan Sulsel menyebutkan angka kematian ibu melahirkan di Sulsel selama 2017 mencapai 115 orang.
Angka kematian tertinggi terjadi di Kabupaten Gowa dan Bone. Sedangkan angka kematian bayi di Sulsel selama 2017 mencapai 1.059 kasus. Kasus terbesar terjadi di Jeneponto, Bone, dan Gowa. (**)

